Morning has Broken. Jordan aNd Norman will fly high away through days

Posted: Agustus 1, 2008 in Storyabout
Tag:

Sahabat blogger terkasih,

Saat mengetik artikel pada posting ini adalah pukul 00.48 menit waktu Kupang atau Waktu Indonesia Bagian Tengah. Larut. Sudah larut. Mengapa selarut ini? Ada satu perkara, yaitu saya dipaksa oleh Jordan, salah satu penerus DNA saya, untuk membuka situs http://www.snmptn.ac.id/. Situs apa ini? Oh, anda benar. Inilah situs tentang Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri. Dan, anda kembali benar. Jordan memaksa saya untuk bisa melihat apakah dia diterima berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri.

Untu memenuhi permintaan Jordan maka saya mulai dengan membuka situsnya. Lalu, saya memasukkan nomor tanda peserta SNMPTN si Jordan, yaitu 3087900610. Setelah itu saya memasukkan juga nomer kode rahasia pembuka page pengumuman, yaitu 4JVL dan……yyyyuuuuuppppssssssss……..munculah kata-kata berikut ini:

Nama Anda : JORDAN LPN RI U KAHO
Nomor Peserta: 3087900610

Selamat Anda diterima di:

Nutrisi dan Makanan Ternak Univ. Nusa Cendana

Saya segera bangkit dari duduk dan memeluk Jordan sambil berkata: Selamat Menjadi Mahasiswa. Jordan tertawa riang. Jelas terlihat kelegaan yang luar biasa terpancar dari dua buah matanya yang bening. Dua buah mata yang mengingatkan saya akan……diri saya sendiri tepat 27 tahun yang lalu. Ketika itu, tahun 1981, saya memasuki dunia baru. Dunia Pendidikan Tinggi. Di Perguruan Tinggi yang sama dengan Jordan. Di Fakultas yang sama. Dan di Jurusan yang sama. Ahhhh….Tuhanku…adakah ini suatu kebetulan? tidak juga. Apakah ini suatu yang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya. Tidak juga karena Jordan mulanya tidak berpikir untuk mengikuti perkuliahan di Fakultas Peternakan. Sangat tidak ingin. Nah, lalu????? Mungkin inilah salah satu bukti bahwa, JIKA BAPA SUDAH BERKEHENDAK maka…..apa daya kita? Paling cuma bisa berbisik lirih: CARPE DIEM. Terimalah. Terimalah apa yang diberikan-NYA pada hari ini. Maka, saya dan Jordan menerima fakta ini. Jordan bukan saja memiripi saya secara fisik tetapi juga mengikuti langkah saya, bahkan tepat di belakang saya, dalam memasuki gerbang Pendidikan Tinggi. Dan apakah ini berarti Jordan akan……?????? aaacccchhhh…….saya, dan Jordan, punya rencana tetapi biarkan TUHAN yang menetapkan.

Lalu, teringatlah saya akan sebuah lagu hymne Gereja Inggris yang ditulis oleh Eleanor Farjeon pada tahun 1922. Lagu ini kemudian dibikin dalam vesi populer pda tahun 1972 oleh suatu tim kerja kolaborasi yang terdiri atas Rick Wakeman, keyboardist dari Super Group Art Rock YES dan Cat Steven. Lagu ini, yang semula dinyanyikan dalam pola Bunessan, yaitu melodi tradisional Scottlndia (Scottish Gaelic traditional melody) berubah menjadi paduan struktur melodi yang sangat indah dan legendaris antara denting piano Wakeman dan suara folk liris Cat Steven. Maka meledaklah lagu ini mencapai tangga ke #6 US Pop Chart dan #1 pada Adult Contemporary Chart US. Popularitas lagu ini jauh melebihi apa yang pernah dikerjakan oleh Group Floyd Crammer’s pada tahun 1961 pada lagu yang sama dalam album Last Date. Lalu, bermacam-macam artis merekam lagu ini. Lagi. Dan lagi. Tercatat, antara lain, Judy Collins, Neil Diamond, Art Garfunkel, Kenny Rogers, Nana Muskouri, Aaron Neville, Ronan Keating dan lain-lainnya. Di Gereja-Gereja Protestan yang menggunakan kitab Nyanyian Kidung Baru, lagu ini masih terus dinyanyikan. Terus dan terus. Apa yang menarik? Apa kaitannya dengan Si Jordan? Apa kaitannya dengan Saya? Tetapi sebelum saya menjelaskannya, ijinkanlah saya menyebutkan judul lagu ini: MORNING HAS BROKEN.

Setiap hari Tuhan berkenan memberikan kepada kita berbagai karunia. Setiap hari. Dalam lagu Morning has Broken terdapat lirik yang berbunyi begini: morning has broken….praise with elation…praise every morning……God’s recreation of the new day. Ya, setelah selesai satu hari maka TUHAN akan menciptakan satu hari baru bagi kita. Maka, hari baru telah tiba bagi Jordan. Dia akan segera menapaki jejak yang pernah saya torehkan. Dalam beberapa hari ke depan Norman, kakak si Jordan, juga akan menapaki salah satu torehan langkah yang pernah saya tempuh pada tingkat pendidikan strata 2. Norman akan segera terbang tinggi menuju cakrawala. Cakrawala ilmu pengetahuan. Mereka berdua akan memasuki hari baru bagi mereka. Sayapun akan memasuki 1 hari baru. Ada pengalaman baru, yaitu menjadi ayah dari semua anak yang sudah mengenyam pendidikan tinggi.

Setiap hari baru, sudah barang tentu, selalu memberikan tantangan baru. Selalu ada kerja keras yang baru. Selalu ada ketidakpastian yang baru. Mau jadi apa saya, Jordan dan Norman di hari yang baru ini. Ada banyak angin di cakrawala itu yang kadang-kadang bisa menghempaskan cita-cita ke titik nadir. Menghadapi ketidakpastian ini, secara manusiawi, saya cemas. Saya takut. Saya gentar. Tetapi beruntunglah, saya diingatkan bahwa meski ada banyak tantangan dan ketidakpastian tetapi bukankah setiap hari baru itu adalah pemberian TUHAN?. Kalau demikian, apakah saya harus terus takut. Harus selalu cemas. Saya harus senantiasa takut? Tampaknya TIDAK. Yang harus saya, Jordan dan Norman lakukan adalah bekerja. Ya, bekerja sebagai bentuk syukur dan pujian kepada Tuhan yang telah memberikan hari baru. Peluang baru. Berkat yang baru. God Recreation of the new day. Amin

Morning Has Broken
Lyrics by Eleanor Farjeon
Morning has broken, like the first morning
Blackbird has spoken, like the first bird
Praise for the singing, praise for the morning
Praise for the springing fresh from the word
 Sweet the rain's new fall, sunlit from heaven
Like the first dewfall, on the first grass
Praise for the sweetness of the wet garden
Sprung in completeness where his feet pass
 Mine is the sunlight, mine is the morning
Born of the one light, Eden saw play
Praise with elation, praise every morning
God's recreation of the new day
Komentar
  1. Anonim mengatakan:

    Ya, setiap hari baru adalah anugerah dari Tuhan, Syukurilah (Chemonx)

  2. Anonim mengatakan:

    Amin bung.

  3. Anonim mengatakan:

    Morning has broken bukannya lagu Muslim?

    • Hill_me mengatakan:

      yang menyayikan namanya sewktu belum menjadi muslim adalah Cat Stevens dan setelah menjadi muslim berganti nama menjadi Yusuf Islam. autobiografinya dapat dicari di google. Pada waktu dia

  4. Anonim mengatakan:

    Ah, lagu morning has broken asli himne gereja. Yang nyanyiin aja yang pindah agama jadi mualaf

  5. Anonim mengatakan:

    Posting yang cemerlang. Ada kejujuran di hadapan Tuhan. I’m very like it (Binxars)

  6. Anonim mengatakan:

    Emang kombinasi piano dan guitar pada lagu ini legendaris banget. Tapi itu udah cirinya si Rick Wakeman. yahoooo, gabung ke YeS mania yuuukkkk..

  7. Hill_me mengatakan:

    yang menyayikan lagu ini alhamdulillah telah menjadi muslim. dalam pencariannya jati dirinya dia membuat lagu MORNING HAS BROKEN, Father and sonon, dan the wind. dapat dilihat di youtube. terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s