The Old Tree Still Standing

Posted: April 4, 2008 in Renungan
Tag:,

The war seemed to be over
The only one standing tall
Neither life
Nor death
Not good either
It was an old tree pierced by all the arrows

…terbayang bahwa di Tanah Timor yang kering dan tandus,
hutan dan lahan-nya terbakar dan terkonversi, …semua pohon hilang dan yang tersisa cuma satu….
cuma dia sendiri,
berdiri sunyi bersahabatkan rumput kecil dan kerdil …
Sementara hujan semakin tak jelas kapan akan bergemerincing membasahi bumi….
have you ever seen the rain?
Sementara itu, sungai-sungai tak pernah lagi disejukkan aliran air ….
Sahabat, bagaimana jika Tuhan datang dan menanyakan titipan-Nya ini….
Dapatkah kita ber-tanggo di antara kerusakan alam dan murka-Nya….????

Dua hari terakhir saya sakit….
Dapatkah saya sekuat pohon tua terakhir yang masih tegak ???

(Maaf, tidak bisa memposting artikel)

Komentar
  1. Anonymous mengatakan:

    cepat sembuh pak mike
    (Yes BTN)

  2. Anonymous mengatakan:

    semoga cepat sembuh.GBU

  3. Anonymous mengatakan:

    banyak olah raga boz…
    jangan olah pikiran ajah…
    heheheeee….
    lagi prubahan cawaca niii…
    kerja di ntt musti fit semua…
    fit badan..fit pikiran..fit akomodasi dan transportasi…
    ini fit lho…
    bukan shogun atawa mio or megapro…

    pukoshogun, pukomio n pukomegapro..

    wekekekekekekkkkk…

    cepat sembuh boz….
    piss…

    bayu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s