<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Old Tree Still Standing. Alone</title>
	<atom:link href="http://luiggimikerk.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://luiggimikerk.wordpress.com</link>
	<description>Berpikir, Berpendapat, Berdiskusi dan Bekerja Untuk Dunia Yang Hidup</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 02:15:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='luiggimikerk.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/98e1b008d6a6e7ac871d4d3ea95eede1?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Old Tree Still Standing. Alone</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>cecilia dan dialektika: habis gelap terbitlah terang</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/11/13/cecilia-dan-dialektika-habis-gelap-terbitlah-terang/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/11/13/cecilia-dan-dialektika-habis-gelap-terbitlah-terang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 02:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,
Tahun dulu, sekitar tahun 1980-an, masa ketika saya masih imut-imut, belum amit-amit seperti sekarang ini, pernah saya menyaksikan wawancara antara Eddy Soed (ES &#8211; sekarang sudah almarhum) sebagai host acara (Kamera Ria Safari di TVRI) bersama seorang penyanyi pria nan kesohor. Ya, saya menyebutannya saja sebagai penyanyi tersohor (PT). Percakapan di dalam wawancara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=497&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwP4r62J4I/AAAAAAAABg4/OC5KIC8tMQA/s1600-h/New+Picture+%2878%29.png"><img style="width:93px;float:right;height:118px;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwP4r62J4I/AAAAAAAABg4/OC5KIC8tMQA/s200/New+Picture+%2878%29.png" border="0" alt="" /></a><a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwPsnRhViI/AAAAAAAABgo/51dEfg89qBA/s1600-h/New+Picture+%2877%29.png"><img style="width:118px;float:right;height:89px;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwPsnRhViI/AAAAAAAABgo/51dEfg89qBA/s200/New+Picture+%2877%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dear <span style="color:#339999;">Sahabat</span> Blogger</span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;">Tahun dulu, sekitar tahun 1980-an, masa ketika saya masih imut-imut, belum amit-amit seperti sekarang ini, pernah saya menyaksikan wawancara antara Eddy Soed (ES &#8211; sekarang sudah almarhum) sebagai host acara (Kamera Ria Safari di TVRI) bersama seorang penyanyi pria nan kesohor. Ya, saya menyebutannya saja sebagai penyanyi tersohor (PT). Percakapan di dalam wawancara itu kurang lebih begini (saya cukup ingat):</p>
<blockquote><p>ES: wah suara Bung xx bagus sekali dan masih terjaga dengan baik sampai sekarang. Apa sih resepnya?<br />
PT : wah terima kasih tetapi resepnya sederhana saja. Berdoa.<br />
ES: iya sudah barang tentu kita harus berdoa tetapi maksud saya apakah ada upaya lain?<br />
PT: tidak, cuma ya itu tadi, berdo&#8217;a.<br />
ES: iya Bung xx, tapi apakah tidak perlu latihan rutin, menjaga stamina atau menjaga tidak makan sembarangan misalnya?<br />
PT: iya, berdo&#8217;a<br />
ES: ya sudah, tepuk tangan yang meriah untuk Bung xx</p>
<p>(prok prok prok prok keeepppprrrooookkkk, begitulah suara tepuk tangan membahana)</p></blockquote>
<p>Saya bingung dan sekaligus &#8220;<em>eneg</em>&#8221; dengan cara PT menjawab. Apa iya, cukup dengan berdoa? Soalnya, saya menyaksikan sendiri bahwa ada banyak orang yang tiap hari rajin berdoa tetapi suaranya tetap saja tidak bagus-bagus amat kalau tidak mau dibilang pas-pasan. Singkat kata, sebagai pemirsa saya gondok karena tidak bisa belajar sesuatu tentang cara bernyanyi yang baik. Kendati saya satu agama dengan mister PT, dan oleh karena itu saya juga rajin berdoa seperti dia juga tetapi suara saya tidak merdu-merdu amat, saya dongkol berat. Memalukan. Tidak cukup hal positif yang bisa saya petik dari situ. Seandainya saja ketika itu lalu lintas omongan di antara kedua orang itu berjalan seperti ini:</p>
<blockquote><p>ES: wah suara Bung xx bagus sekali dan masih terjaga dengan baik sampai sekarang. Apa sih resepnya?<br />
PT : Waaah, terima kasih tetapi resepnya sederhana saja. Berdoa.<br />
ES: Ah, apa iya cuma berdoa, saya toh juga berdoa tetapi suara saya nggak bagus tuh?<br />
PT: iya mas, tetapi yang saya maksudkan adalah sambil berdoa, saya juga rajin berlatih saban hari&#8230;..<br />
ES: Ok, tetapi saya tidak yakin hanya begitu saja karena apakah suara akan tetap baik jika tenggorkan saya sering terkena radang gara makan sembarangan?<br />
PT: Oh iya juga sih Bung, anda saja yang tidak sabar karena saya tadi pas saya mau ngomong begitu, sampeya sudah main potong ucapan saya&#8230;ya, saya selain berlatih tetapi juga tidak sembarangan maka katak, ular, cicak, buaya dan lain-lainnya itu Mas&#8230; tapi ya&#8230;jangan lupa&#8230;..rajin berdoa juga yaaaaa&#8230;..<br />
ES: he he he &#8230;baiklah &#8230;ayoooo semuanya saja &#8230;. tepuk tangan yang meriah untuk Bung xx</p>
<p>(prok prok prok prok keeepppprrrooookkkk, begitulah suara tepuk tangan membahana)</p></blockquote>
<p>Sahabat terkasih, apakah anda melihat perbedaan di antara dua skenario wawancara di atas? Tak perlu repot-repot. Saya kasih tahu saudara bahwa ada perbedaan di antara keduanya. Wawancara pertama tidak menambah ilmu apa-apa bagi saya sedngkan pada wawancara kedua saya mendapat pengetahuan baru bahwa agar suara menjadi indah maka perlu beraltih, menjaga pola konsumsi dan juga rajin berdoa. Wawancara kedua menghasilkan hal yang amat positif. Tetapi lihatlah, pada wawancara kedua. Di situ terjadi proses saling menyangkal terlebih dahulu sebelum tiba pada konklusi positif pada akhirnya. Anda lihat, positivitas dihasilkan melalui proses yang penuh negativitas. Georg Wilhelm Friedrich Hegel mengatakan hal itu sebagai dialektika. Ya, kita bisa menemukan kebaikan setelah sebelumnya kita terlibat dalam suatu proses yang saling menyangkal, menyakitkan dan negatif.</p>
<p>Pada titik ini, teringat akan sebuah lagu, yang menurut saya teramat keren, yang dinyanyikan oleh duet fenomenal favorit saya, &#8220;Simon &amp; Garfunkel&#8221;. Lagu itu berjudul &#8220;Cecilia&#8221;. Coba dengarkan ini:<br />
<span style="font-size:180%;"><br />
</span></p>
<div class="video-long-title" style="text-align:center;"><span style="font-size:130%;"><a id="video-long-title-S2e1Rpn5WGs" class="yt-uix-hovercard-target" title="Paul Simon -- Cecilia" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=S2e1Rpn5WGs"><strong>Paul Simon</strong> &#8212; <strong>Cecilia</strong></a></span><br />
<span style="font-size:85%;">dan berikut ini versi aslinya</span></div>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><a style="color:#993399;font-weight:bold;" title="Symon &amp; garfunkel - cecilia - 1970" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=SvlM67QT-4E&amp;feature=related">Paul Simon &amp; Art Garfunkel &#8211; Cecilia</a></span></p>
<div style="text-align:justify;">
Mula-mula saya menyukai lagu ini karena <em>beat</em> dan sinkup lagunya yang luar biasa dan dinyanyikan dalam harmoni yang tak kalah luar biasanya. Dan saya tidak berboh<a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwR9jcEadI/AAAAAAAABhA/WTfRhTufiHM/s1600-h/New+Picture+%2876%29.png"><img style="width:128px;float:left;height:113px;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwR9jcEadI/AAAAAAAABhA/WTfRhTufiHM/s200/New+Picture+%2876%29.png" border="0" alt="" /></a>ong kepada sauara-saudara tetang hebatnya lagu ini karena lagu yang diciptakan oleh Paul Simon pada tahun 1970 ini menduduki tangga lagu # 4 di US chart. Sesudahnya tercatat lusinan pemusik dan penyanyi merekam kembali lagu ini dalam interpretasi mereka sendiri. Group Ace of Base, Madness, Faith No More dan Counting Crows adalah beberapa di antaranya. Lagu ini juga dimasukkan sebagai lagu thema di beberapa film Hollywood misalnya The Sopranos dan The Right Place Time. Oh iya, saya juga ingin mengatakan bahwa judul lagu ini sebenarnya mengingatkan saya kepada seorang sahabat masa kecil saya, ketika masih di bangku SD. Dia adalah tetangga saya yang juga bernama Cecilia. Entah di mana dia berada kini. Tak tahu lagi di mana rimbanya. Singkat kata, lagu ini adalah lagu yang bagus dan keren.</p>
<p>Belakangan baru saya sadari bahwa lagu ini bagus bukan semata-mata karena <em>beat</em> dan harmonisasi-nya saja yang hebat tetapi ada kekuatan tersendiri di balik lirik-liriknya. Salah satu interpretasi makna liriknya mengatakan bahwa lirik lagu ini berceritera tentang seorang kekasih yang berperilaku tidak menentu (<span style="font-style:italic;">capricious lover</span>) yang mendatangkan kesedihan yang amat sangat (<span style="font-style:italic;">anguish</span>) dan sekaligus kegirangan, yang juga teramat sangat, (<span style="font-style:italic;">jubilation)</span> bagi pasangannya. Bayangkan saja, baru saja si penyanyi kegirangan karena selesai bercinta eeehhhhh si Cecilia lenyap ketika ditinggal sebentaran ke kamar mandi. Cecilia melompat ke pelukan orang lain. Pada muanya si penyanyi membayangkan kekasih yang baik. Cecilia menjawab &#8230; s<span style="font-style:italic;">orry sir,  i&#8217;m not</span>. <span style="font-style:italic;">Gue kabur acchhh</span> &#8230;. Si penyanyi berharap dan memohon&#8230; c<span style="font-style:italic;">&#8216;mon home Cecilia</span> &#8230;. dan &#8230;wwwoouuw &#8230;. <span style="font-style:italic;">jubilation</span>&#8230;.Cecilia pulang kerumah dan &#8230; heii &#8230; <span style="font-style:italic;">loves him again</span>. Gilaaaa. Si penyanyi tertawa berguling-guling di lantai. Luar biasa. <span style="font-style:italic;">Amazing</span>. Ternyata, ada juga  dialektika di dalam dunia percintaan. Thheeerrrrrrllaallhhhuuuu&#8230;..</p>
<p>Lalu, apa ada hubungan antara Cecilia, <em>capricious lover, anguish, jubilation</em> dan dilektika. Untuk memahami hubungan ini, karang saya mencoba untuk meletakannya secara bersamaan dengan dinamika politik dan hukum kontemporer di Indonesia. Hari-hari belakangan ini kita di Indonesia dipusingkan dengan dampak perseteruan di antara cicak VS buaya VS godzilla VS kad<a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwUPebBxzI/AAAAAAAABhY/9qOgQpKHe7U/s1600-h/New+Picture+%2882%29.png"><img style="width:121px;float:right;height:92px;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwUPebBxzI/AAAAAAAABhY/9qOgQpKHe7U/s200/New+Picture+%2882%29.png" border="0" alt="" /></a>al dan entah apa lagi namanya itu. Pada awalnya adalah pesoalan hukum lalu merembet ke soal-soal politik. Mula-mula polisi dan jaksa mengatakan Bibit dan Chandra (BC) tersangka dalam kasus korupsi lalu ditahan. Satu juta Facebookers marah. BC menyangkal dan memberikan perlawanan. Mahkamah konstitusi membuka rekaman hasil sadapan KPK dan&#8230;.bbrrrrrrgghhhh&#8230;..Satu juta Facebookers marah. SBY bingung. Semula belia mengataan bahwa &#8230;. &#8220;saya tidak bisa campur tangan&#8221;&#8230;eeehhh&#8230;2 hari kemudian, menghadapi tekanan politik dari publik, beliau membentuk tim 8 dan lalu seminggu kemudian tim 8 menyimpulkan: &#8220;perkara BC tak bisa diteruskan karena bukti-bukti lemah&#8221;. Eh, Polri dan Kejakgung menyangkal kesimpulan komisi 8. Komisi III DPR &#8220;bersimpati&#8221; kepada Polri dan Kejakgung lalu bertepuk tangan dan berfoto bersama-lah mereka bareng tamu-tamunya yang menyambangi gedung DPR/MPR. Pengacara BC menyangkal bukti-bukti dari Polisi. Pengacara Anggodo mengatakan bahwa kliennya idak bersalah. Tiba-tiba Wiliardi Wizard berteriak di pengadilan Antasari Azhar &#8230; &#8220;gue cabut BAP karena sudah diskenariokan oleh petinggi Polri&#8221;&#8230; &#8220;Antasari memang sudah disasar untuk ditumbangkan Polisi&#8221;. Antasari menangis karena merasa terdzolimi. Tetapi besoknya Polisi menyangkal&#8230;.walaahhh&#8230;si WW dan AA bohong tuh, buktinya nih liat videonya waktu diperiksa, mereka cuma ketawa-ketawa tuh&#8230;. Adnan Buyung mengataan bahwa &#8220;ada gerakan operasi intelijen di balik pelemahan KPK&#8221;. Begitulah terjadi setiap hari. Satu pihak menyatakan sesuatu, besoknya dibantah oleh pihak lainnya. Ah, entahlah besok pernyataan dan bantahan terhadap pernyataan apa lagi. Lalu, rakyat dibuat bingung dan bengong. Di mana kebenaran. Adakah kebenaran bisa ditemukan dari ceritera yang saling menyangkal itu? Jangan-jangan semua ini adalah dialektika hari ini, yang memang harus terjadi, sebelum Indonesia berubah menjadi lebih baik besok hari.</p>
<p>Jujur saja, sayapun bingung tetapi dari pada bingung berkepanjangan maka baiklah saya mengajak, jikalau sahabat sudi, marilah kita coba menumpang pada filsafat kritis dari Hegel. Kebaikan bisa lahir karena ada saling menyangkal. Filsafat, sejak Aristoteles, amat memuja ketenangan. Hidup adalah untuk mengejar kebaikan dan menghindarkan penderitaan. Jauhkan pertentangan dan sangkal-menyangkal. Itu adalah penderitaan. Akan tetapi Hegel berpikir bahwa manusia adalah sebuah proses pencarian dan pembentukan. Di dalam proses itu manusia harus terus bergerak menuju kebahagiaan. Di situ, mau tidak mau ketidak tenangan harus dihadirkan guna menghindarkan kemapanan. Tesis harus dilawan dengan antitesis. Kritik mengeritik dan sangkal menyangkal diperlukan guna menghindari kemapanan. Mengapa demikian? Ya, karena ketika kritik ditiadakan maka yang terjadi adalah kebahagiaan dan ketenangan yang palsu dan artifisial. Ketika kritik ditiadakan maka kebaikan bisa datang semata-mata hasil tafsiran sekelompok orang yang disebut sebagai penguasa. Baik menurut sang penguasa haruslah baik untuk semua rahayat. Besar maupun kecil.</p></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">
Pengalaman empirik Bangsa Indonesia di masa ORBA menunjukan bukti kuat untuk itu. Semua yang menurut Soeharto baik adalah baik juga untuk semua orang. Jikalau menurut Tutut, Bambang dan Tommy berdagang dengan cara makelar adalah yang tebaik bagi Indonesia maka memang harus begitulah adanya tak perduli seberapa korupnya sistem itu. Toh Indonesia mengalami swasembada pangan, ketenangan dan keteraturan keamanan. Betulkah demikian? Mohon maaf, jawabannya adalah tidak. Ketika krisis besar di tahun 1997 datang menerpa, jatuhlah Indonesia kedalam malapetaka hutang dan krisis. Imbasnya masih terasa sampai hari ini. Inilah harga yag harus dibayar oleh minimnya kritik. Nihilnya dialektika. Kemapanan ternyata membawa celaka. Oleh karena itu, kritiklah kemapanan. Saling mengkritiklah kita. Hiduplah dalam situasi saling sangkal menyangkal. Pertarungan di antara tesis dan anti-tesis memaksa orang untuk terus menemukan tesis yang lebih baik. Lantas dari sana, kebenaran dan ketenangan sejati, yang tidak semu, dapat ditemukan. Bukan oleh segelintir orang, yang disebut elit, melainkan oleh kesepakatan banyak orang. Kebenaran tak boleh dimonopoli elit. Dia milik semua orang.</p>
<p>Sedemikian perlukah dialektika? Tak pasti juga tetapi marilah kita tengok apa kata Hegel tentang keutamaan dialektika. Dia bilang begini: &#8220;dengan demikian yang benar adalah kegilaan dari tari dewa mabuk &#8230; (bakhantik &#8211; yang berasal dari kata Dewa Bacchus yang adalah dewa<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwSf03RnHI/AAAAAAAABhI/J8t7Wl1ZmCw/s1600-h/New+Picture+%2880%29.png"><img style="width:129px;float:left;height:115px;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwSf03RnHI/AAAAAAAABhI/J8t7Wl1ZmCw/s200/New+Picture+%2880%29.png" border="0" alt="" /></a> anggur). Apa maksudnya ini? Franz Magnis Suseno membuat penafsiran yang sangat elok, yaitu berproseslah secara bersemangat bak orang mabuk dalam mencari kebenaran, bila perlu bertengkar dan saling menyangkal. Pada akhirnya adalah ketenangan bak orang mabuk yang tertidur lelap dalam kelelahan setelah menari-nari tak keruan. Setelah pertengkaran panjang dan melelahkan, percayalah akan ada hal-hal benar dan benar yang berhamburan yang dapat kita petik. Dan dunia menjadi tenang. Kedamaian datang setelah bertengkar.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">
Persoalannya adalah sangkal menyangkal dan bertengkar seperti apa yang dapat mendatangkan kebaikan? Merujuk kepada Hegel, jawabannya adalah berpikir kritis. Apa esensi berpikir kritis? Ini dia Bung dan Zoes: dialog <span style="font-style:italic;">zonder</span> pakai kekerasan. Ya jelas terang benderang: <span style="font-weight:bold;">dialog</span> dan bukannya &#8220;<span style="font-weight:bold;color:#cc0000;">dia loe gue</span>&#8221; suka-suka sendiri lantas <span style="font-style:italic;">berantem </span>terus menerus tak <span style="font-style:italic;">keruan</span>. Saling gampar, saling bunuh dan atau saling meniadakan. Maka itu<span style="font-style:italic;">, </span>biarkan KPK, Polisi, Jaksa, Pengacara, Hakim, para tertuduh dan tersangka, Facebookers dan juga kita semua bertengkar tetapi jangan saling me-negasi. Silakan saling berdialog sekritis mungkin karena sesudah itu semua akan tenang kembali. Kebenaran akan datang memunculkan dirinya di ujung pertengkaran. <span style="font-style:italic;">So</span>, ikuti saja semua pertengkaran sembari menarik hikmah dan menghindarkan perilaku destruktif. Percayalah. Tuhan tidak tidur. Ada waktunya Dia menunjukkan kebenaran dihadapan para pemabuk yang lelah itu. Habis bertengkar da<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwS68cBjNI/AAAAAAAABhQ/YBLpJ1Kac6A/s1600-h/New+Picture+%2881%29.png"><img style="width:125px;float:right;height:83px;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwS68cBjNI/AAAAAAAABhQ/YBLpJ1Kac6A/s200/New+Picture+%2881%29.png" border="0" alt="" /></a>tanglah damai. Habis gelap terbitlah terang. Apakah Hegel benar? Silakan anda nilai sendiri. Kalau saya memilih untuk percaya bahwa Tuhan adalah benar. Kata-NYA: &#8220;sehabis hujan akan tampak pelangi nan indah&#8221;. Nah lho, apakah dengan percaya kepada Tuhan maka berpikir kritis harus ditiadakan? Ya, tidak juga. Bagaimana caranya percaya kepada Tuhan tetapi tetap kritis? Eh, nanti lain kali saya posting. Sekarang cukup ini saja dahulu. Itu saja Broth&#8217; and Sista&#8217;.</p>
<p><span style="color:#3333ff;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Tabe Puan <span style="color:#ff0000;">Tabe Tuan</span></span></span></div>
</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/497/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/497/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/497/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=497&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/11/13/cecilia-dan-dialektika-habis-gelap-terbitlah-terang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwP4r62J4I/AAAAAAAABg4/OC5KIC8tMQA/s200/New+Picture+%2878%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwPsnRhViI/AAAAAAAABgo/51dEfg89qBA/s200/New+Picture+%2877%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwR9jcEadI/AAAAAAAABhA/WTfRhTufiHM/s200/New+Picture+%2876%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwUPebBxzI/AAAAAAAABhY/9qOgQpKHe7U/s200/New+Picture+%2882%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwSf03RnHI/AAAAAAAABhI/J8t7Wl1ZmCw/s200/New+Picture+%2880%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SvwS68cBjNI/AAAAAAAABhQ/YBLpJ1Kac6A/s200/New+Picture+%2881%29.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>cicak dan buaya dan kita semua: belajarlah dari ebony &amp; ivory</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/11/01/cicak-dan-buaya-dan-kita-semua-belajarlah-dari-ebony-ivory/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/11/01/cicak-dan-buaya-dan-kita-semua-belajarlah-dari-ebony-ivory/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 02:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,
&#160;
Satu dua hari belakangan ini, kita di Indonesia disibukkan dengan hingar bingar berita seputar &#8220;polisi VS KPK&#8221;, yang pernah dimetaforaka sebagai &#8220;cicak VS buaya&#8221;. Cicak adalah KPK sedangkan Buaya adalah polisi. Konon, Susno Duadji, seorang petinggi di jajaran kepolisian, pernah mengatakan begitu dan sudah barang tentu cicak bukanlah tandingan sang buaya. Pernah mendengar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=493&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="post-body entry-content"><a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SuzxmLDnL0I/AAAAAAAABgQ/9uch_NdT9rA/s1600-h/New+Picture+%2873%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:121px;height:124px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SuzxmLDnL0I/AAAAAAAABgQ/9uch_NdT9rA/s200/New+Picture+%2873%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;color:#ff6600;">Dear <span style="color:#339999;">Sahabat</span> Blogger</span></span>,
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align:justify;">Satu dua hari belakangan ini, kita di Indonesia disibukkan dengan hingar bingar berita seputar &#8220;polisi VS KPK&#8221;, yang pernah dimetaforaka sebagai &#8220;cicak VS buaya&#8221;. Cicak adalah KPK sedangkan Buaya adalah polisi. Konon, Susno Duadji, seorang petinggi di jajaran kepolisian, pernah mengatakan begitu dan sudah barang tentu cicak bukanlah tandingan sang buaya. Pernah mendengar lagu &#8220;cicak di dinding&#8221;?. Ah, anda yang pernah kecil pasti kenal betul lagu itu. Hafal liriknya. Dalam kontek barang perkara &#8220;cicak VS buaya&#8221;, liriknya mungkin perlu diubah menjadi begini:
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>Cicak cicak di dinding<br />
diam-diam menyadap<br />
datang seekor buaya<br />
haaaaaapppp&#8230;.<br />
cicak pun pingsan</p></blockquote>
<p>Bagaimana, setujukah? Mungkin anda kurang setuju tetapi maaf dalam dunia nyata di Indonesia hari-hari belakangan ini, itulah kenyataannya. Polisi dengan berbagai dalih akhirnya menangkap Bibit dan Chandra. Dua petinggi KPK yang sebelumnya telah dilucuti kekuasaannya alias di non-aktifkan. Polisi dan juga, Presiden SBY dan juga Deny Indrayana yang jauh hari sebelum diangkat menjadi staf khusus presiden terkenal bermulut tajam terhadap berbagai kisah korupsi tetapi belakangan berubah manis, yakin betul bahwa penahanan itu adalah konsekuensi logis dari pelaksanaan proses hukum. Akan tetapi banyak pihak di luar &#8220;dia-dia orang&#8221; yang, kendati meyakini kebenaran proses hukum, berpendapat bahwa proses penaanan Bibit dan Chandra amat bertentangan dengan perasaan keadilan masyarakat. Konon para facebooker sejumlah hampir 200.000 orang memilih untuk berada di belakang Bibit dan Chandra yang dianggap sebagai &#8220;simbol perlawanan&#8221; terhadap upaya kriminalisasi dan pelemahan KPK. Kegeraman sebagian orang semakin meninggi ketika mister Anggodo Wijaya, sang penelepon yang tersadap KPK mendatangi Mabes Polri guna melaporkan KPK karena merasa tercemar nama baiknya. Entahah, apakah sebelumnya mister Anggodo terkenal memiliki reputasi bernama baik.</p>
<p>Begitulah, sahabat blogger terkasih, situasi Indonesia di akhir bulan Oktober dan memasuki bulan November. Panas dan Panas. Mungkin terpengaruh kondisi iklim Indonesia yang amat panas di musim kemarau panjang yang diperkuat oleh munculnya fenomena &#8220;EL Nino&#8221;. Saya tak mau ikut-ikutan latah melakukan analisis siapa benar dan siapa salah. Silakan anda membuka lembar koran dan atau membuka halaman-halaman berita di dunia internet untuk membaca dan menganalisinya sendiri. Simpulkan sendiri dan lalu katakan kepada hati nurani anda, kemana rasa keadilan anda akan berpihak. Saya cuma sekedar heran mengapa polisi dan KPK harus terlibat dalam perseteruan seperti itu. Banyak pihak mengatakan bahwa yang bertengkar adalah oknum dan bukan lembaga. Pernyataan itu benar tetapi pertanyaan saya adalah apakah lembaga jika bukan terdiri atas oknum-oknumnya? Setahu saya polisi dan KPK adalah produk huku resmi milik semua warga bangsa. Polisi ada untuk menalankan ketertiban umum dengan motto &#8220;<span style="font-style:italic;">to protect and to serve</span>&#8220;. Bukankah KPK diadakan oleh kita semua agar kesejahteraan umum sebagaimana yang dimaksudkan di dalam Pembukaan UUD 1945 dapat berjalan tanpa &#8220;dicuri&#8221; oleh penyelenggaranya? Lalu, mengapa keduanya bertentangan? Atau jangan-jangan pemberi metafora &#8220;Buaya VS Cicak&#8221; terinspirasi oleh proses liar di dalam ekosistem alami, yaitu rantai dan jejaring makan.</p>
<p>Di alam, adalah tikus makan padi, ular makan tikus, ular dimakan elang dan seterusnya sampai ke puncak piramida makan-memakan, yaitu pemangsa terbesar adalah dia yang memakan semua yang berada di level bawahnya. Lawan dihancurkan. Bila perlu cukup dengan sekali <span style="font-style:italic;">kremus</span>-an. Tingkat makan memakan di dalam ekosistem alam itu dipahami sebagai upaya guna menggambarkan bahwa supaya hidup adalah sah saya memakan semua yang lebih lemah dari pada saya. Lah, supaya tidak musnah dimakan maka semua yang berada di level bawah hendaknya berusaha memakan apa saja yang bisa dikalahkan. Dan bagi yang mereka yang terlalu lemah untuk memakan maka yang dikebangkan adalah taktif defensif. Tumbuhan kaktus yang tidak bisa memakan kambing lalu mengembagkan duri untuk melindunginya. Kembang Mawar yang cantik tetapi lemah itupun memilih jalan serupa kaktus untuk melindungi dirinya. Rumput kecil lemah itupun sebenarnya tak berdaya ditelan si sapi dan si api. Sekali ragut habislah dedaunannya. Benar begitu? Belum tentu. Dengan &#8220;amat licik&#8221;, si rumput menyembunyikan titik tumbuhnya di bawah permukaan tanah sehingga kedati daunnya habis ditelan mangsa tetapi rumput tetap hidup. Bekerja sama dengan semua organ renik pengurai, si rumput diam-diam memperkaya diri di dalam tanah dan &#8230;ccccuurrrrrr&#8230;.begitu datang guyuran hujan, tumbuhah dia kembali penuh gaya di padang hijau itu. Begitulah di dalam alam, semua memakan semua dan semua berupaya menipu semua. Dalam konteks ini, buaya memang pemangsa yang lebih tangguh ketimbang cicak tetapi awas&#8230;.cicak bisa menipu. Ketika datang bahaya, ekorpun diputuskannya dan heeeeiiii&#8230;cicakpun lari bersembunyi sembari mengintip peluang untuk memakan nyamuk. Lihatlah, si cicakpun ternyata adalah pemangsa juga bukan?</p>
<p>Jadi bagaimana? Pertama, polisi dan KPK dan kita semua tidak hidup di dalam rimba raya tempat berlangsungnya proses makan memakan secara bebas demi hidup; Kedua, Polisi dan KPK dan kita semua ada dalam keunikan struktur dan fungsi sendiri-sendiri tetapi sekaligus dengan itu kita semua terpanggil oleh suatu keterarahan untuk berbuat baik, yaitu apa yang disebut sebagai panggilan hati nurani; Ketiga, jikalau benar bahwa kita memiliki nurani maka apa yang seharunya kita lakukan adalah bekerja dalam semua tugas dan fungsi kita masing-masing, sebaik-baiknya dalam harmoni yang sama agar terpancar kebaikan, kemuliaan dan kasih sayang. Untuk itu kita bisa belajar dari gading Ivory yang di dalam deretan tuts piano berfungsi untuk menghasilkan nada-nada mayor. Lalu berdampingan dengannya adalah potongan bilah kayu Ebony yang bertugas untuk menghasilkan nada-nada minor. Di tangan seorang komposer atau artist yang baik maka perpaduan antara Ivory dan Ebony menghasilnya nada-nada merdu<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SuzxmelvuvI/AAAAAAAABgY/7FZLdUP-H9s/s1600-h/New+Picture+%2874%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:131px;height:99px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SuzxmelvuvI/AAAAAAAABgY/7FZLdUP-H9s/s200/New+Picture+%2874%29.png" border="0" alt="" /></a> yang menyuarakan keindahan, kebaikan dan kasih sayang. Thomas Aquinas mengatakan bahwa &#8220;kita satu pada diri sendiri (<span style="font-style:italic;">unum in se</span>)&#8221; dan sekaligus &#8220;kita juga satu dalam keterarahan tujan yang sama (<span style="font-style:italic;">unum ordinis</span>)&#8221;. So, belajarlah kawan, untuk hidup berda<a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Suzx6OZqotI/AAAAAAAABgg/3gsL79Uacxo/s1600-h/New+Picture+%2875%29.png"><img style="float:left;cursor:pointer;width:129px;height:129px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Suzx6OZqotI/AAAAAAAABgg/3gsL79Uacxo/s200/New+Picture+%2875%29.png" border="0" alt="" /></a>mpingan secara harmonis kendati kita berbeda. Saya mau mengasihi anda justru karena anda berbeda dari saya. Jikalau Ebony dan Ivory bisa, mengapa kita tidak?</p>
</div>
<div class="video-long-title" style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><a id="video-long-title-TZtiJN6yiik" class="yt-uix-hovercard-target" title="Ebony and Ivory - Paul McCartney and Stevie Wonder" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=TZtiJN6yiik"><strong><span style="color:#000000;">Ebony </span>and <span style="color:#ffcc33;">Ivory</span></strong> </a></span><br />
<a id="video-long-title-TZtiJN6yiik" class="yt-uix-hovercard-target" title="Ebony and Ivory - Paul McCartney and Stevie Wonder" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=TZtiJN6yiik">Paul McCartney and <strong>Stevie Wonder</strong></a>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align:left;"><span style="color:#000099;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Tabe Puan <span style="color:#ff0000;">Tabe Tuan</span></span></span></div>
</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/493/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=493&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/11/01/cicak-dan-buaya-dan-kita-semua-belajarlah-dari-ebony-ivory/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SuzxmLDnL0I/AAAAAAAABgQ/9uch_NdT9rA/s200/New+Picture+%2873%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SuzxmelvuvI/AAAAAAAABgY/7FZLdUP-H9s/s200/New+Picture+%2874%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Suzx6OZqotI/AAAAAAAABgg/3gsL79Uacxo/s200/New+Picture+%2875%29.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jerman punya gen menang&#8221;&#8230;ga asal ngomong tuh mister???</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/10/11/jerman-punya-gen-menang-ga-asal-ngomong-tuh-mister/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/10/11/jerman-punya-gen-menang-ga-asal-ngomong-tuh-mister/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 04:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=491</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,
Menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia Afrika Selatan 2010 zona Eropa antara Rusia VS Jerman, menimbulkan semangat tersendiri. Jerman menang 1-0 atas Rusia. Gol si Raja Udara Miroslav Klose memenangkan Jerman. Satu umpan dari Mezut Ozil yang nyaris menyentuh tanah, masih sempat ditanduk oleh Klose dengan kecepatan dan akurasi yang mengagumkan dan GOOOOLLLLL. Pergilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=491&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFSnA_OF6I/AAAAAAAABf4/9M-UtLSjjW8/s1600-h/New+Picture+%2871%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:137px;height:102px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFSnA_OF6I/AAAAAAAABf4/9M-UtLSjjW8/s200/New+Picture+%2871%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dear <span style="color:#339999;">Sahabat</span> Blogger</span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;">Menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia Afrika Selatan 2010 zona Eropa antara Rusia VS Jerman, menimbulkan semangat tersendiri. Jerman menang 1-0 atas Rusia. Gol si Raja Udara Miroslav Klose memenangkan Jerman. Satu umpan dari Mezut Ozil yang nyaris menyentuh tanah, masih sempat ditanduk oleh Klose dengan kecepatan dan akurasi yang mengagumkan dan GOOOOLLLLL. Pergilah Jerman dengan sebuah tiket ke Afrika Selatan. Selamat, Jerman. Sori, Rusia.</p>
<p>Pengaruh kemenangan Jerman atas Rusia berimbas juga pada semangat saya untuk membuat sebuah posting baru setelah berhenti 3 minggu lamanya. Tetapi sejujurnya bukan kemenangan itu yang secara langsung menerbitkan kembali selera saya untuk membuat posting baru melainkan sebuah ucapan dari <span style="font-style:italic;">mister</span> Joachim Jogi Loew (JJL) ketika melakukan jumpa pers pascapertandingan. Dan perhatikanlah ucapan si mister JJL yang saya kutip dari www.goal.com berikut ini:</p>
<div style="text-align:center;">
<blockquote><p>&#8220;Aku rasa para pemain sudah punya gen juara dalam diri masing-masing,&#8221;</p></blockquote>
<div style="text-align:justify;">Mari kita tengok sebentar alasan mengapa sampai si mister berujar demikian.</p>
<p>Kita tahu bahwa selama 90 menit pertandingan + masa <span style="font-style:italic;">injury time</span> kesebelasan Jerman, seperti biasa, tidaklah menampilkan permainan yang menawan kecuali daya juangnya. Rusia mendominasi dan membombardir gawang jerman dengan lebih dari 10 kali tembakan langsung ke arah gawang. Sementara Jerman hanya melakukan itu sebanyak kurang dari 7 kali. Pada menit ke 69, Boateng diberi kartu kuning keduanya alias sebuah kartu merah yang memaksa Jerman bermain hanya dengan 10 orang. Tercatat pula 2 buah pelanggaran di kotak penalti Jerman yang dilakukan oleh Ballack dan Friedrich tidaklah berbuah hukuman penalti. Jadi, menguasai nyaris total pertandingan dengan lawan yang <span style="font-style:italic;">incomplete</span>, tetapi kalah sudah pasti amat menjengkelkan hati. Sang <span style="font-style:italic;">allenatore </span>Rusia, yatu <span style="font-style:italic;">meneer</span> Guus Hiddink (yang tidak ada hubungan persodaraan sama sekali dengan Gus Dur) terlihat amat kesal dan dongkol dan di dalam warta yang saya baca (www.detik.com) tertulis begini:</div>
<div style="text-align:justify;">
<blockquote><p>Mengomentari jalannya laga, Hiddink dengan nada ketus mengatakan bahwa seperti itulah karakter Jerman yang hanya mengandalkan serangan yang minim.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan cerita lawas, Jerman hanya memerlukan satu peluang untuk mencetak gol,&#8221; tuturnya di Fifa.</p>
<p>&#8220;Kami memiliki tiga atau empat peluang matang yang tidak dapat berbuah menjadi gol. Namun sekarang kami harus puas dengan tempat di playoff.&#8221;</p></blockquote>
</div>
<div style="text-align:justify;">Anda lihat, dengan 3 &#8211; 4 peluang matang goal bagi Rusia is nothing sementara hanya dengan 1 peluang, Jerman membikin goal dan berangkat menuju Afsel 2010. Kebetulan? bisa ya dan bisa pula tidak. Tapi ..ahaaaa&#8230;.lihalah statistik berikut ini, yaitu dari 32 laga resmi Rusia VS Jerman di berbagai ajang, RUSIA BELUM PERNAH MENANG. Dan atas dasar itulah, mister JJL, yang sebenarnya agak <span style="font-style:italic;">malu-malu kampret</span> tagal anak buahnya tidak beres di lapangan itu, sampai berucap bahwa Gen juara dalam diri pemain Jerman-lah yang memastikan satu tiket ke Piala Dunia tahun depan. Terkenanglah saya akan mister Hitler yang jumawa tempo doeloe itu tapi rasanya JJL tidak seperti itu. Dia hanya sekedar berapologi menutupi buruknya tampilan anak asuhannya. Tetapi begitulah kesebelelasan Jerman sepanjang sejarah yang saya tahu. Jarang tampil bagus tetapi kuat seperti karang. Kadang-kadang menderita kekalahan yang memalukan tetapi mampu bangkit dan unjuk gigi lagi. Kadang-kadang ditampar-tampar kesebelasan yang <span style="font-style:italic;">mboten-mboten</span> tapi lihatlah gelar juara dunia direngkuhnya 3 kali. Juara piala Eropa juga digenggamnya sebanyak 3 kali<span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;">. </span></span>Saya suka sekali karaker seperti Jerman karena mirip saya. Buruk rupa tetapi kok enak dilihat (ehhhmmm&#8230;.ha ha ha ha). Bodoh, bebal dan agak malas tetapi ekis sebagai guru. Tolol dan emosional tapi terus menulis di blog. Ahhhaaaaa&#8230;.<span style="font-style:italic;">Germany is my favourite ones</span>&#8230;</p>
<p>Tapi bukan tentang hal ini inti posting saya. Point saya ada pada pernyataan mister JJL bahwa &#8220;Jerman punya gen Juara&#8221;. Jikalau gen adalah faktor penentu maka apa gunanya latihan? Apa gunanya lingkungan? Betulkah gen menjadikan hidup bersifat deterministik?. Ahli ilmu sosial semacam Freud dan Karl Marx menolak cara pandang sperti itu lalu menancapkan teori bahwa adalah lingkungan budayalah yang menjadi faktor determinan dalam hidup manusia. Jika JJL benar maka alangkah kejamnya sang Pencipta gen? Alangkah sia-sianya kehendak bebas yang dimiliki manusia. Alangkah sia-sianya usaha manusia memperbaiki nasib. Alangkah sia-sianya usaha keras. Alangkah &#8230; dan &#8230; masih banyak lagi alangkah-alangkah seperti itu tetapi&#8230;..heiiii&#8230;.bukankah gen adalah suatu fakta????</p>
<p>Riddley (1999) dalam bukunya tentang &#8220;genom&#8221; berkisah tentang 23 pasang gen yang ada dalam oragnisme manusia. Setiap 1 pasang gen membawa sifat-sifat hidup tertentu dan salah 2 di a<a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFTm3X_rUI/AAAAAAAABgA/TBjEAsEQhpE/s1600-h/New+Picture+%2815%29.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:66px;height:89px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFTm3X_rUI/AAAAAAAABgA/TBjEAsEQhpE/s200/New+Picture+%2815%29.bmp" border="0" alt="" /></a>ntaranya adalah berisikan takdir dan naluri. Tanpa mau menjelaskan panjang lebar saya ingin menghapus takdir dalam kasus kesebelasan Jerman, dan juga saya. Mengapa demikian? Jerman tidak selalu berjaya menang. Ada saatnya, sudah bermin buruk kalahnya-pun memalukan. Sayapun demikian, ada kalanya sudah buruk rupa masih juga bersikap dan membuat keputusan yang <span style="font-style:italic;">gatot </span>(gagal total). Memalukan. Tak ada gen berjaya dalam diri saya. Lalu, bagaimana?</p>
<p>Saya lebih memilih naluri. Saya tahu bahwa saya bodoh tetapi selalu ada naluri untuk tidak terus menerus berada di tanah da bercampur debu. Dalam keadaan tertekan, naluri Miroslav Klose mendorongnya bergerak ke arah ruang di antara bek Rusia, bola dan Kiper Afinkeev dan sembara &#8220;terbang&#8221; tipis di atas permukaan tanah ditanduklah bola itu dan&#8230; bergetarlah gawang Rusia. Selamat Jerman. Maaf, Rusia.</p>
<p>Pertanyaannya adalah siapakah yang menciptaan peluang dan menggerakan naluri dalam gen hidup kita? Ada banyak cara untuk menjawabnya. Anda-pun pasti punya jawaban jitu. Dalam kepandiran, saya memilih yang satu ini&#8230;..tiap langkahku diatur oleh Tuhan dan tangan Kasih-Nya membimbingku &#8230;. Setuju tidak setuju, <span style="font-style:italic;">that&#8217;s all my friends</span>.<a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFVtbjY-9I/AAAAAAAABgI/iM-DqcAcpFk/s1600-h/New+Picture+%28102%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:82px;height:125px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFVtbjY-9I/AAAAAAAABgI/iM-DqcAcpFk/s200/New+Picture+%28102%29.bmp" border="0" alt="" /></a></p>
<div style="text-align:center;"><a id="video-long-title-OoUnHnMlYYM" title="带领我, God Lead Me, Mandarin Worship Song" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=OoUnHnMlYYM"><span style="color:#cc33cc;font-size:130%;"><strong>God Lead Me</strong></span></a><br />
(<a id="video-long-title-OoUnHnMlYYM" title="带领我, God Lead Me, Mandarin Worship Song" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=OoUnHnMlYYM">Mandarin Song)</a></div>
<div style="text-align:center;"><a id="video-long-title-WqBbk7PNGpw" title="Lead me, guide me..." rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=WqBbk7PNGpw"><span style="color:#cc33cc;font-size:130%;"><strong>Lead Me</strong><span style="font-weight:bold;">, Guide </span><strong>Ge</strong><span style="font-weight:bold;"> </span></span></a><br />
<a id="video-long-title-WqBbk7PNGpw" title="Lead me, guide me..." rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=WqBbk7PNGpw">(elvis presley)</a></p>
</div>
<p><span style="color:#3333ff;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Tabe Puan <span style="color:#ff0000;">Tabe Tuan</span></span></span></div>
</div>
</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/491/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/491/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/491/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=491&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/10/11/jerman-punya-gen-menang-ga-asal-ngomong-tuh-mister/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFSnA_OF6I/AAAAAAAABf4/9M-UtLSjjW8/s200/New+Picture+%2871%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFTm3X_rUI/AAAAAAAABgA/TBjEAsEQhpE/s200/New+Picture+%2815%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/StFVtbjY-9I/AAAAAAAABgI/iM-DqcAcpFk/s200/New+Picture+%28102%29.bmp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>senang, sedih, heran, sangsi dan keterbatasan</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/09/20/senang-sedih-heran-sangsi-dan-keterbatasan/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/09/20/senang-sedih-heran-sangsi-dan-keterbatasan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 06:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,
Hari ini adalah hari Minggu. Harinya Dominggo. Saya senang. Semakin senang karena bisa menyaksikan betapa sahabat-sahabat Muslim saya, yang amat banyak itu, merayakan hari kemenangannya pasca Puasa. Kemenangan menghadapi godaan dunia lalu kembali menjadi fitri. Semakin lengkap perasaan senang saya karena dalam keadaan Fitri, sahabat-sahata saya yang ber-Lebaran itu sudi menerima permintaan maaf [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=489&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8Q8XWMII/AAAAAAAABfQ/82RAGne_P6Q/s1600-h/New+Picture+%283%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:124px;height:101px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8Q8XWMII/AAAAAAAABfQ/82RAGne_P6Q/s200/New+Picture+%283%29.png" border="0" alt="" /></a><a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8HT82XgI/AAAAAAAABfA/vI9gGSR0DwY/s1600-h/New+Picture+%282%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:138px;height:100px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8HT82XgI/AAAAAAAABfA/vI9gGSR0DwY/s200/New+Picture+%282%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dear <span style="color:#339999;">Sahaba</span><span style="color:#009900;">t</span> Blogger</span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;">Hari ini adalah hari Minggu. Harinya Dominggo. Saya senang. Semakin senang karena bisa menyaksikan betapa sahabat-sahabat Muslim saya, yang amat banyak itu, merayakan hari kemenangannya pasca Puasa. Kemenangan menghadapi godaan dunia lalu kembali menjadi fitri. Semakin lengkap perasaan senang saya karena dalam keadaan Fitri, sahabat-sahata saya yang ber-Lebaran itu sudi menerima permintaan maaf saya atas semua kesalahan yang saya bikin selama ini kepada mereka. Kesalahan adalah hutang dan ketika hutang itu dihapuskan &#8230;wwwwoooowwww&#8230;.bahagia bukan? <span style="font-style:italic;">Aniway</span>, saya senang hari ini.</p>
<p>Tetapi pada saat bersamaan saya harus menghadapi perasaan masgul. Sedih. Semalam, tepat pukul 20.00 WITA, <span style="font-style:italic;">mama besar</span> (kosa kata Melayu Kupang untuk memanggil isteri dari om atau paman atau <span style="font-style:italic;">pakde</span>) saya, yaitu mama Lin Riwu Kaho-Udju Edo telah menutup mata untuk selamanya. Dalam keadaan sekarang inilah saat terakhir saya bisa bertemu dengan beliau. Mulai besok, hanya angin dan kenangan. Selama 4 tahun tinggal di Atambua, Belu, NTT, saya tinggal bersama mama besar. Jauh dari bapa robert dan mama Agustine. Lalu, sedikit banyaknya, hidup saya ikut dibentuk oleh mama besar. Mengenang itu, saya sedih. Aneh? Mungkin tidak bagi kebanyakan anda tetapi aneh bagi saya. Mengapa demikian? Di laptop saya tersedia 2 sistem operasi, yaitu Windows Vista dan Windows XP. Ketika saya ingin membuka Vista misalnya maka XP tidak dapat dibuka. Begitu pula sebaliknya. Kedua sistem tak mau jalan bersama. Lalu, jika mampu membuka keduanya secara bersamaan pastilah perkara aneh. Dengan demikian, sudah barang tentu saya merasa aneh karena dalam 1 diri 1 pribadi tercetus 2 perasaan sekaligus hari ini. Senang dan sedih.</p>
<p>Keanehan itu menimbulkan keheranan. Ketika masih amat kecil, saya heran mengapa bintang kerlap kerlip di angkasa malam hari tidak pada siang hari. Plato mengatakan bahwa &#8220;mata kita memberikan pengamatan, dan kita takjub&#8221; Lalu, dari rasa takjub itu timbulah niat ingin menyelidiki. Mengapa bintang berkerlip malam hari? Ketika memulai penyelidikan, saya merasa ragu: &#8220;apakah yang saya lihat itu betul-betul bintang atau jangan-jangan <span style="font-style:italic;">kue semprong </span>milik saya yang disimpan di lemari telah diambil seseorang lalu digantung di langit hitam pekat dan diberi nyala lilin?&#8221;. Descrates mengatakan bahwa &#8220;bergerak dari perasaan heran manusia mulai meragukan pengamatan panca inderanya&#8221;. Karena manusia cemas dalam ketidakpastian maka keraguannya perlu dibuktikan. Hasil penyelidikan dan pembuktian yang saya lakukan menunjukkan bahwa ternyata kue semprong yang ada di lemari masih utuh. &#8220;Heeeiiii&#8230;..masih <span style="font-style:italic;">anteru</span> (kosa kata Melayu Kupang yang berpadanan dengan kata utuh) kue ku&#8230;tidak ada yang hilang&#8221;. Maka, sudah pasti yang kerlap-kerlip di langit itu bukan kue semprong saya. Itu mungkin bintang. Dan itu harus saya buktikan tapi&#8230;.wwwaaaalllllaaaahhhhh&#8230;.tangan saya tidak sampai menjangkau langit. Bintang itu tak bisa kupegang. Ternyata saya terbatas. Kemampuan saya terbatas. Tagal keterbatasan itulah, maka saya terus tetap takjub menatap indahnya bintang yang gemerlapan di langit tinggi.</p>
<p>Bagitulah sahabat-sahabat budiman, mengapa sampai sekarang ini saya terus saja merasa takjub. Saya masih saja heran dan sangsi mengapa senang, mengapa sedih dan mengapa keduanya bisa terja<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8k68MUOI/AAAAAAAABfY/RLZckO-WdVQ/s1600-h/New+Picture.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:84px;height:118px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8k68MUOI/AAAAAAAABfY/RLZckO-WdVQ/s200/New+Picture.bmp" border="0" alt="" /></a>di bergantian dan bahkan&#8230;wow. terjadi bersamaan. Keseriusan berpikir kadang-kadang malah menuntun kepada kebingungan yang teramat sangat. Ada yang tidak dapat terpikirkan<span style="font-style:italic;"><span style="font-style:italic;">. </span>There is something out of my mind</span><span style="font-style:italic;"> while everything are done</span>.  Lalu, saya bilang kepada diri saya sendiri&#8230;&#8221;<span style="font-style:italic;">heeiiii mike, dari pad</span><span style="font-style:italic;">a pusing-pusing mikirin jawaban atas segala sesuatu bagaimana jikalau kamu bers</span><span style="font-style:italic;">ukur dahulu. Mungkin sesudah itu. jawaban&#8221;  akan diberikan kepadamu</span>&#8220;. Maka, &#8220;selamat datang senang. Selamat datang sedih. Silakan bercampur aduk menjadi satu. Saya memikirkan kalian berdua tetapi terlebih dari pada hanya berpikir, saya mau bersukur&#8221;.</p>
<p>Selamat hari Lebaran 1340 Hijriah. Minal Aidin wal Faidzin. Mohon dimaafkan lahir batin. Selamat jalan mama besar. Selamat berbahagia menuju negeri abadi. Sang Pencipta akan tersenyum menyambut engkau. Oh ya, titip salam untuk bapa besar, bapa robert dan mama agustine. Katakan pada mereka bahwa saya rindu. Kami rindu.</p>
<p>Bagi sahabat yang ingin menikmati segitiga: heran, ragu dan keterbatasan maka silakan menikmati sebuah lagu bagus dari Phill Collin berikut ini:</p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:130%;"><a id="video-long-title-Nl2vFYpadLk" style="font-weight:bold;" title="Strangers Like Me - Phil Collins" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=Nl2vFYpadLk"><span style="color:#ff6600;font-size:180%;">Strangers Like Me</span> &#8211; <span style="color:#339999;">Phil Collins</span></a></span></div>
<p><span style="color:#333399;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Tabe Puan <span style="color:#cc0000;">Tabe Tuan</span></span></span></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/489/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=489&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/09/20/senang-sedih-heran-sangsi-dan-keterbatasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8Q8XWMII/AAAAAAAABfQ/82RAGne_P6Q/s200/New+Picture+%283%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8HT82XgI/AAAAAAAABfA/vI9gGSR0DwY/s200/New+Picture+%282%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SrW8k68MUOI/AAAAAAAABfY/RLZckO-WdVQ/s200/New+Picture.bmp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>renungan kristiani: halleluya atau???</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/09/06/renungan-kristiani-halleluja/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/09/06/renungan-kristiani-halleluja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 03:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[renungan Kristiani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=486</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,

Karena hari ini adalah hari minggu maka ucapan yang paling tepat adalah &#8220;selamat hari minggu&#8221; dan bukan selamat hari selasa. Tak cocoklah itu. Tagal ini hari adalah hari minggu maka saya mohon ijin untuk sejenak &#8220;beristirahat&#8221; dari serial posting &#8220;saudaraku sebangsa dan setanah air&#8221; guna menyapa sahabat-sahabat saya yang Kristiani. Bagi kami, umat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=486&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMuWm76yKI/AAAAAAAABe4/HQ60FblOUhI/s1600-h/New+Picture+%2861%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:100px;height:121px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMuWm76yKI/AAAAAAAABe4/HQ60FblOUhI/s200/New+Picture+%2861%29.png" border="0" alt="" /></a><a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtPHJwmgI/AAAAAAAABeQ/mStNTsEh80w/s1600-h/New+Picture+%2860%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:90px;height:119px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtPHJwmgI/AAAAAAAABeQ/mStNTsEh80w/s200/New+Picture+%2860%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dear <span style="color:#339999;">Sahabat</span> Blogger</span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;">
Karena hari ini adalah hari minggu maka ucapan yang paling tepat adalah &#8220;selamat hari minggu&#8221; dan bukan selamat hari selasa. Tak cocoklah itu. Tagal ini hari adalah hari minggu maka saya mohon ijin untuk sejenak &#8220;beristirahat&#8221; dari serial posting &#8220;saudaraku sebangsa dan setanah air&#8221; guna menyapa sahabat-sahabat saya yang Kristiani. Bagi kami, umat Kristiani, hari Minggu adalah hari beribadah dan karenanya saya ingin sekali menyapa dengan pertanyaan ini: &#8220;sudahkah hari ini anda melakukan HALELUYA?</p>
<p>Kata “haleluya” umumnya diterjemahkan orang sebagai “puji TUHAN”. Di sebagian kalangan Kristiani kata haleluya menjadi semaca &#8220;aforisme wajib&#8221; dalam saling menyapa&#8230;..</p>
<p>+ hhoooiiii  michael, apa kabarmu hari ini???<br />
- baik,<br />
+ Halleluya, &#8230;. amin michael????<br />
+ Amin sudaraku. Amin&#8230;.</p>
<p>Maka penuhlah bibir dan mulut orang-orang Kristen dengan kata ini&#8230;.haleluya&#8230;haleluya&#8230;haleluya&#8230;.begitu berulang-ulang. Jika tidak diucapkan rasanya belum afdol. Belum genap sebagai orang Kristen. Apakah ada masalah bagi saya dalam hal ini? TIDAK. Normal dan biasa saja. Sayapun acap kali demikian. Hal ini baru terasa menjadi masalah ketika saya terpaksa harus terbata-bata menjelaskan arti kata haleluja kepada salah seorang sahabat yang bertanya. Mengapa demikian? Bukankah kata haleluya berarti &#8220;puji Tuhan&#8221;? Oh ya memang itu dan itulah yang saya tahu sejauh ini. Namun saya terpaksa pontang-panting menjelaskan mengapa dari 1 buah kata &#8220;haleluya&#8221; terjemahannya menjadi &#8220;puji Tuhan&#8221;? Mana kata yang berpadanan dengan kata &#8220;Puji&#8221; dan &#8220;Tuhan&#8221; yang ada di dalam kata &#8220;haleluya?.&#8221; So, carilah saya beberapa referensi dan saya memperoleh 3 macam pengertian yang lebih memadai tentang kata &#8220;haleluja. Inilah yang ingin saya bagi di hari ini. Hari Minggu. Harinya Tuhan.</p>
<p>Kata “haleluya” umumnya memang diterjemahkan sebagai “puji Tuhan&#8221;. Alkitab terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 1974 yang dicetak ulang pada tahun 2007 juga menterjemahkannya sebagai “puji Tuhan”. Hal ini amat wajar karena kata haleluja merupakan pengbungan dari 2 kata ibrani, yaitu &#8220;<span style="font-style:italic;">hallel</span>&#8221; yaitu memuji (<span style="font-style:italic;">praise</span>) dan <span style="font-style:italic;">&#8220;Ya-H&#8221;</span> (Yahwe atau Tuhan). Jadi, &#8220;haleluya&#8221; adalah &#8220;Puji Tuhan&#8221;. Penelusuran lebih jauh memberikan informasi tambahan bahwa &#8220;haleluya&#8221; berasal dari gabungan verb &#8220;<span style="font-style:italic;">halal</span>&#8221; (+u), yaitu &#8220;bersinar&#8221; (<span style="font-style:italic;">to shine</span>) dan &#8220;<span style="font-style:italic;">Ya-H</span>&#8220;. Jadi, &#8220;haleluya&#8221; artinya &#8220;<span style="font-style:italic;">shine with god</span>&#8220;. Bersinar bersama Tuhan. Indah bukan? Tapi sabarlah barang sedikit karena dari hasil penelusuran terhadap akar kata memberikan tambahan informasi yang amat berharga tentang makna kata &#8220;haleluya&#8221;.</p>
<p>Dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Ibrani, kata “haleluya” sebenarnya terdiri atas 2 kata, yaitu “<span style="font-style:italic;">halelu</span>” dan “<span style="font-style:italic;">yah</span>”. Kata “<span style="font-style:italic;">yah</span>” menunjuk kepada YHWH atau TUHAN. Sedangkan kata “<span style="font-style:italic;">halelu</span>” berasal dari akar kata yang terdiri dari dua huruf “<span style="font-style:italic;">he</span>” dan “<span style="font-style:italic;">lamed</span>”. Huruf “<span style="font-style:italic;">he</span>” pada awalnya adalah gambar seorang laki-laki dengan tangan yang terangkat ke atas melihat ke arah suatu vision yang menakjubkan. Sedangkan huruf “<span style="font-style:italic;">lamed</span>” merujuk kepada gambaran sebuah tongkat gembala yang biasa dipakai seorang gembala guna menggerakkan kawanan ternak menuju suatu arah tertentu. Dengan demikian penggabungan dua huruf “<span style="font-style:italic;">he</span>” dan “<span style="font-style:italic;">lamed</span>” itu berarti “melihat ke arah”.</p>
<p>Lantas, apa maksudnya frasa “melihat ke arah”? Di jaman dahulu, aforisme ini merujuk kepada keharusan bagi setiap pejalan kaki atau peziarah untuk melihat kepada tanda-tanda tertentu yang dijadikan sebagai pedoman orientasi arah dan tujuan. DI jaman sekarang tanda-tanda itu sudah digantikan oleh alat-alat seperti kompas, GPS dan lain sebagainya. Peziarah zaman doeloe, umpamanya, biasa menggunakan bintang utara, karena letaknya di atas kutub utara, sebagai pemandu. Bintang itu berbeda dengan bintang yang lain. Bintang lain terus beredar karena rotasi bumi. Bintang utara terus berada di tempatnya dan menjadi titik pusat dari gerakan bintang-bintang yang lain. Karenanya, bintang itu bisa menjadi penentu arah bagi kaum peziarah.</p>
<p>Dari penejelasan di atas dapatlah ditarik kesimpulan bahwa secara etimologis kata &#8220;haleluya&#8221; dapat diartikan sebagai pedoman atau petunjuk atau kompas ke arah Yahwe. Haleluya adalah pentunjuk ke arah Tuhan. Haleluya berarti melihat ke arah Tuhan. Dan inilah yang saya tanyakan kepada semua sahabat Kristiani di awal posting ini. &#8230;.Sudahlah di hari ini, sampai hari ini, dan juga nanti besok perjalanan hidup anda &#8220;haleluya&#8221; dan akan terus &#8220;haleluya&#8221;?&#8230;.. Pertanyaan ini sesungguhnya adalah juga pertanyaan kepada diri saya sendiri&#8230;heeeeiii michael riwu kaho&#8230;sudah-kah hidupmu &#8220;haleluya&#8221;????? Mudah-mudahan jawaban anda, dan saya, tidak keliru. Mudah-mudahan kita masih ingat apa tujuan hidup kita. Mudah-mudahan kita semua tidak lupa: kepada siapa hidup kita seharusnya diarahkan dan dilabuhkan. Mudah-mudahan &#8220;<span style="color:#993399;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">haleluy</span></span><span style="color:#993399;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">a</span></span>&#8221; dan bukan &#8220;<span style="color:#ff0000;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">halelupa</span></span>&#8220;.  Kedua kata ini dibedakan hanya oleh 1 huruf tetapi memiliki arti yang ekstrim berbeda.</p>
<p>Pada tahun 1741 seorang komposer terkenal, George Fredrich Handel, menulis sebuah oratorium <a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtlAo85AI/AAAAAAAABeo/11dpj66H-Fc/s1600-h/New+Picture+%2864%29.png"><img style="float:left;cursor:pointer;width:116px;height:73px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtlAo85AI/AAAAAAAABeo/11dpj66H-Fc/s200/New+Picture+%2864%29.png" border="0" alt="" /></a>yang amat sangat tersohor, yaitu &#8220;messiah&#8221;. Pada bagian chorusnya, te<a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtQLic1gI/AAAAAAAABeg/duUW6ZSfmsE/s1600-h/New+Picture+%2867%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:116px;height:87px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtQLic1gI/AAAAAAAABeg/duUW6ZSfmsE/s200/New+Picture+%2867%29.png" border="0" alt="" /></a>rdapat penggalan oratorium yang paling terkenal dari &#8220;messiah&#8221;, yaitu &#8220;haleluja&#8221;. Kepada anda, baik yang &#8220;haleluya&#8221; maupun &#8220;halelupa&#8221;, saya persembahkan chorus dahsyat itu. Tuhan Memberkati.</p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:130%;"><a style="font-weight:bold;" title="THE HALLELUJAH CHORUS ( BROOKLYN TABERNACLE CHOIR )" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=7YXtf7vtz3c&amp;feature=related">THE <span style="color:#cc0000;">HALLELUJAH</span> CHORUS</a><br />
<span style="font-size:100%;"><a style="font-weight:bold;" title="THE HALLELUJAH CHORUS ( BROOKLYN TABERNACLE CHOIR )" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=7YXtf7vtz3c&amp;feature=related"> <span style="color:#339999;">( BROOKLYN TABERNACLE Choir)</span></a></span></span></div>
<p><span style="color:#cc0000;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Tabe Tuan <span style="color:#3333ff;">Tabe Puan</span></span></span></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/486/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=486&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/09/06/renungan-kristiani-halleluja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMuWm76yKI/AAAAAAAABe4/HQ60FblOUhI/s200/New+Picture+%2861%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtPHJwmgI/AAAAAAAABeQ/mStNTsEh80w/s200/New+Picture+%2860%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtlAo85AI/AAAAAAAABeo/11dpj66H-Fc/s200/New+Picture+%2864%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SqMtQLic1gI/AAAAAAAABeg/duUW6ZSfmsE/s200/New+Picture+%2867%29.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>saudaraku sebangsa dan setanah air (bagian II): from africa with love</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/28/saudaraku-sebangsa-dan-setanah-air-bagian-ii-from-africa-with-love/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/28/saudaraku-sebangsa-dan-setanah-air-bagian-ii-from-africa-with-love/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 16:24:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik Kebangsaan (Catatan I)]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[ Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air,
Dalam posting sebelumnya, beberapa sahabat di Kupang menanyakan kepada saya&#8230;heiii michael&#8230;sejak kapan lu belajar jadi doktor sejarah???? &#8230; lu pung gaya macam ke ahli sejarah sa eee &#8230; (bahasa Melayu Kupang yang berpadanan dengan &#8230;&#8221;michael, kamu bergaya bagai ahli sejarah). Saya cuma tersenyum simpul tidak mendebat apapun kata-kata sahabat saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=480&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;"><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="color:#339999;"> </span></span></span><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="color:#339999;">Saudara-saudara</span>, <span style="color:#cc0000;">sebangsa</span> <span style="color:#cc6600;">dan</span> <span style="color:#3366ff;">setanah air</span></span></span>,</p>
<p>Dalam posting sebelumnya, beberapa sahabat di Kupang menanyakan kepada saya&#8230;heiii michael&#8230;<span style="font-style:italic;">sejak kapan lu belajar jadi doktor sejarah</span>???? &#8230; <span style="font-style:italic;">lu pung gaya macam ke</span> <span style="font-style:italic;">a</span><span style="font-style:italic;">hli sejarah sa eee</span> &#8230; (bahasa Melayu Kupang yang berpadanan dengan &#8230;&#8221;michael, kamu bergaya bagai ahli sejarah). Saya cuma tersenyum simpul tidak mendebat apapun kata-kata sahabat s<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpatxCoC7CI/AAAAAAAABdw/sowzQ03LSME/s1600-h/New+Picture+%287%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:130px;height:87px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpatxCoC7CI/AAAAAAAABdw/sowzQ03LSME/s200/New+Picture+%287%29.bmp" border="0" alt="" /></a>aya itu. karena saya memang bukan seorang ahli sejarah. Hanya sekedar gemar membaca sejarah. Kata orang pandai, &#8220;sejarah adalah kaca spion yang dipakai untuk menengok sejenak ke belakang agar selamat sampai tujuan di depan&#8221;. Jadi, saya cuma seorang penengok cermin sejarah. Tak lebih tak kurang.Dalam kapasitas itu, saya ingin mengajak saudara-saudara sekalian agar berkenan, bersama-sama saya, menjadi penengok kaca spion sejarah. Ini Sejarah. Sejarah adalah cermin hidup yang perlu ditengok sekali sekala agar engkau berbahagia. Mau?</p>
<p>Seharusnya, posting kali ini berisikan perenungan saya terhadap hasil tengokan sejarah yang sudah saya lakukan sebelumnya. Itu sudah saya janjikan kepada anda tetapi saya menundanya sejenak karena ada &#8220;gambar&#8221; baru yang saya peroleh dari hasil tengokan melalui kaca spion sejarah tersebut. Gambar itu begitu menarik dan terlalu sayang jika saya menyimpannya untuk saya sendiri. Sekarang saya berbagi.</p>
<p>Beberapa hari lalu saya membaca sebuah buku yang berkudul &#8220;Mapping Human History&#8221; yang ditulis oleh Steven Olson ng kali ini(2002). Beliau adalah seorang peneliti Amerika Serikat yang bekerja pada The National Academy of Science, The White House Office of Science and Technology Policy dan The Institute for Genomic Reserach. Lembaga-lembaga keilmuwan yang sangat berwibawa di Negerinya mister Obama itu. Melalui bukunya ini, Olson ingin memberitahukan kepada khalayak bahwa kendati secara sosi0-kultural dan antropologi umat manusia di muka bumu ini berbeda-beda tetapi sesunguhnya adalah satu pada awalnya. Saya teringat kisah di dalam Bible bahwa nenek moyang manusia itu satu yang berawal dari Adam dan Hawa. Sayapun teringat semboyan Negara Indonesia, negaranya sohib ==ANAK NKRI==, Pace Ruben, Mister Proxy73, Mbakyu Elizahayu, Bung Eman, dan sudah barang tentu negeri saya juga, BHINEKA TUNGGAL IKA.</p>
<p>Argumen Olson berangkat dari ribuan hasil penelitian pola-pola persebaran gen, chromosom dan DNA mitokondria berbagai ras di seluruh dunia. Olson mengatakan bahwa &#8220;Adam dan Hawa&#8221; adalah manusia yang berasal dari kelompok orang yang hidup di semak-semak di bagian Selatan Afrika (saya <a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpaovqyqoQI/AAAAAAAABco/t1jLT5lAdvA/s1600-h/New+Picture+%281%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:129px;height:73px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpaovqyqoQI/AAAAAAAABco/t1jLT5lAdvA/s200/New+Picture+%281%29.bmp" border="0" alt="" /></a>harap kita tidak usah mendebat pendapat Olson tentang hal ini dengan menggunakan referensi Alkitab dan atau kitab suci lainnya. Kita ikuti saja potret mister Olson). Orang-orang ini disebut sebagai &#8220;orang semak&#8221; (<span style="font-style:italic;">bush-man</span>) yang hidup pada masa di antara 150 &#8211; 200 ribu tahun yang lalu (tuir banget ya???). Bagi yang sulit membayangkan oraang-orang semak maka coba ditonton kembali film lawas &#8220;God&#8217;s Must be Crazy&#8221;. That&#8217;s they are.</p>
<p>Kemudian, sekitar 100.000 tahun lalu kelompok manusia Afrika ini, melakukan &#8220;gerakan&#8221; apa yang disebut sebagai &#8220;out of Africa&#8221;. Salah satunya, yang terkonfirmasi dengan beberapa bukti antrophologi, adalah kelompok yang meninggalkan tanduk Afrika menggunakan rakit menyeberangi Laut Merah sampai ke Jazirah Arab. Lalu, mengitari Teluk Persia menyusuri garis pantai Iran dan Pakistan, ke selatan berjalan di sepanjang pantai India, kembali ke utara menuju muara-muara sungai Gangga dan akhirnya tiba di Asia Tanggara. Mereka terus bergerak. Sebagian orang berada di Asia Tanggara ini bermigrasi menuju Asia Timur mencapai Jepang. Sebagian bermigrasi ke arah Pulau-Pulau Formosa (sekarang Taiwan). Sebagian lagi me neruskan perjalanan ke timur dan mendarat di daerah yang sekarang disebut sebagai Indonesia. Sebahagiannya lagi meneruskan perjalanan ke arah selatan dan berdasarkan bukti-bukti hasil analisis DNA mitokondria terkini, pada sekitar 65.000 tahun yang lalu kelompok manusia yang berasal dari Afrika mendarat di Australia. Merekalah nenek moyang orang-orang Aborigin. Orang-orang ini disebut sebagai &#8220;orang-orang Melanesia&#8221;.</p>
<p>Fakta DNA dan antropologis lainnya juga menunjukkan bahwa terdapat gelombang migrasi kedua dari kelompok &#8220;out of africa&#8221; menuju Asia, yaitu terjadi pada sekitar 40.000 tahun yang lalu. Sekelompok orang yang berdiam di Asia Barat, yang tadinya telah ditinggal pergi oleh mereka yang telah mencapai Australia, bermigrasi menuju Asia Timur. Sebelum mereka mencapai Asia Timur, mereka membentuk kelompok-kelompok di Asia Tengah. Sebagian di belakagn ahri bergerak menuju Siberia dan sebagian lainnya terus bergerak ke arah Timur. Di sana mereka bertemu dengan kelompok orang yang berasal dari Australia lalu bercampur baur. Kelompok hasil pembauran ini kemudian bergerak kembali ke barat menuju Asia Tengah, terutama di daerah yang sekarang dikenal sebagai Tiongkok. Dan seperti yang telah dikemukakan pada tulisan terdahulu, kelompok yang belakangan disebut sebagai ras Mongoloid dan ras Austronesia, adalah kelompok orang yang bermigrasi menuju Asia Tenggara dan terus ke Indonesia sekarang ini dalam dua gelombang migrasi. Di Nusantara bagian Barat, mereka mendominasi dan memaksa orang-orang yang disebut sebagai ras Melanesia untuk berpindah ke arah lebih timur Nusantara. Dan, sejarah Indonesiapun dimulai.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;"><span style="color:#339999;">Saudara-saudara</span> <span style="color:#cc0000;">sebangsa</span> <span style="color:#cc6600;">dan</span> <span style="color:#3366ff;">setanah air</span></span></span>,</p>
<p>Membaca uraian Olson, saya tertegun. Jika Olson benar, dan sampai sekarang teori ini belum terbantahkan, maka pertanyaannya adalah siapakah yang disebut sebagai orang Indonesia asli? yang paling berhak mengklaim diri sebagai pemilik Indonesia?</p>
<p>Dilihat dari urut-urutan kedatangan maka seharusnya yang berhak mengklaim diri sebagai orang Indonesia adalah kawan-kawan yang disebut sebagai keturunan ras Melanesia. Mengapa demikian? Ya, karena merekalah yang eksis di Nusantara Pasca punahnya kelompok <span style="font-style:italic;">Homo erectus</span> yang pernah hidup di Jawa telah punah sebelum kedatangan manusia moderen (<span style="font-style:italic;">Homo sapiens sapiens</span>) dari Afrika itu. <a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SparJ3fWgOI/AAAAAAAABdY/LOTKJI1s9oE/s1600-h/New+Picture+%285%29.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:137px;height:93px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SparJ3fWgOI/AAAAAAAABdY/LOTKJI1s9oE/s200/New+Picture+%285%29.bmp" border="0" alt="" /></a>Jika begitu maka, mengapa orang Papua harus merasa sebagai &#8220;orang menumpang&#8221; di Indonesia dan oleh karena itu merasa perlu untuk memisahkan diri dari Indonesia? Bukankah merekalah sebenarnya yang pertama kali berada di Nusantara ini? Tetapi nanti dulu, jika ditarik lebih ke belakang lagi maka bukankah orang yang belakangan disebut sebagai ras Melanesia, sebenarnya adalah orang yang berasal dari Jazirah Arab. Tetapi, itupun masih nanti dulu, karena bukankah mereka yang berada di Jazirah Arab itu ada<a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Spaov-9eTdI/AAAAAAAABcw/sYef-a-MRXA/s1600-h/New+Picture+%282%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:124px;height:83px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Spaov-9eTdI/AAAAAAAABcw/sYef-a-MRXA/s200/New+Picture+%282%29.bmp" border="0" alt="" /></a>lah orang yang berasal dari Savana Afrika Selatan &#8211; bushman? Bahkan jika orang-orang Austronesia yang berhasil menekan orang Melanesia berpindah ke timur maka merekapun adalah orang yang dahulunya berasal dari Jazirah Arab dan dahulunya lagi berasal dari Savana Afrika Selatan. Jika semua hal betul begitu maka taka pelak lagi seharusnya Indonesia dapat diklaim sebagai wilayah hasil temuan orang -orang Afrika dan Indonesia adalah milik orang Afrika. Orang Asli Indonesia ternyata adalah orang Afrika. Dari sana kita berasal. <span style="font-weight:bold;color:#990000;">From Africa we are come f</span><span style="font-weight:bold;color:#990000;">rom</span>. <span style="color:#ff6600;font-weight:bold;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#666600;">From</span> Africa<span style="color:#993300;"> with</span></span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#cc33cc;">love</span></span>. Anda mungkin tidak suka dengan kesimpulan ini tetapi logika dan hasil temuan ilmiah dari data-data DNA mitokondria yang diolah oleh Olson membuktikan itu.</p>
<p>Pada akhirnya, hal yang paling membuat saya tertegun adalah kesimpulan akhir dari Olson, yaitu <a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpapZlvCHRI/AAAAAAAABc4/uhB-5KrPJME/s1600-h/New+Picture+%2815%29.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:59px;height:83px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpapZlvCHRI/AAAAAAAABc4/uhB-5KrPJME/s200/New+Picture+%2815%29.bmp" border="0" alt="" /></a>s<a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpappQScK4I/AAAAAAAABdA/tyANDLJW5UM/s1600-h/New+Picture.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:62px;height:84px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpappQScK4I/AAAAAAAABdA/tyANDLJW5UM/s200/New+Picture.bmp" border="0" alt="" /></a>ebenarnya yang dikatakan sebagai perbedaan ras adalah tidak ada. karena kata ras itu sendiri tidaklah signifikan. Semua kita berasal dari asal-usul DNA mitokondria yang sama yang hidup pada sekitar 200.000 tahun yang lalu di Savana Afrika bagian Selatan. Adalah perubahan tertentu yang dialami oleh gen-gen mitokondria &#8211; mutasi &#8211; dan pengalam dalam perjalanan orang-orang yang bermigrasi keluar dari Afrika itulah yang membuat kita berbeda-beda sekarang ini. Saya ingin mengutip secara literalis apa yang dikatakan oleh Olson di bagian akhir tulisannya untuk kita renungkan bersama.</p>
<blockquote><p>Jika seseorang masuk ke sebuah ruangan yang berisikan orang-orang Palestina dan Israel dari Timur Tengah, atau orang-orang Serbia dan Albania dari Balkan, atau orang-orang Katolik dan Protestan dari Irlandia, atau orang-orang Muslim dan Hindu dari India Utara, atau orang-orang Dayak dan Madura dari Indonesia, kemudian memberi mereka pakaian yang sama dan memotong rambut mereka dengan model yang sama, dan melarang mereka untuk berbicara atau menunjukkan isyarat tertentu, maka Anda tidak dapat menentukan asal-usul kelompok mereka &#8211; setidaknya sampai anda mengamati mereka secara saksama. Pihak-pihak yang saling yang terlibat dalam konflik-konflik keras ini mempunyai etnisitas yang berbeda tetapi sebenarnya mereka sebenarnya memiliki hubungan biologi yang sangat erat dalam sejarah ketika manusia belum melahirkan perbedaan-perbedaan fisik.</p></blockquote>
<p><span style="color:#339999;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;"><br />
Saudar</span></span><span style="color:#339999;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">a-saudaraku, <span style="color:#990000;">sebangsa</span> <span style="color:#cc6600;">dan</span> <span style="color:#3366ff;">setanah air</span></span></span>.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikianlah kutipan literal itu saya lakukan untuk kita pikirkan dan renungkan bersama-sama maknanya. Sekarang, saatnya saya harus berhenti sampai disini dahulu. Akan saya sambung dalam posting berikutnya dengan hutang-hutang yang masih banyak. Saya belum me<a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SparhWbPE2I/AAAAAAAABdg/QnPn-x3tAOY/s1600-h/New+Picture+%284%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:134px;height:99px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SparhWbPE2I/AAAAAAAABdg/QnPn-x3tAOY/s200/New+Picture+%284%29.bmp" border="0" alt="" /></a>lnjelaskan apa makna tulisan Olson dalam konteks ke-Indonesiaan. Saya juga masih berhutang jawaban kepada saudara-saudara terhadap pertanyaan yang saya ajukan: &#8230;&#8221;benarkah kita ini sebangsa dan setanah air?&#8221;&#8230;Saya, bahkan, sekarang memiliki hutang baru, yaitu kewajiban untuk menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan DNA mitokondria, mutasi gen, pembentukan etnisitas, budaya dan bahasa &#8211; paling kurang menurut perspektif saya. Begitulah, saya selesaikan saja dahlu bagian ini. <span style="font-style:italic;">See you next posting</span>. <span style="color:#993399;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">God Bless Indonesia</span></span>.</p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><strong><strong><a id="video-long-title-9lhapSMQiv4" title="Bushman" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=9lhapSMQiv4"><strong>Bushman</strong></a></strong></strong></span></div>
<div style="text-align:center;"><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><a id="video-long-title-_-W9Zyke5kg" title="Toto - Africa Lyrics (HD Audio)" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=_-W9Zyke5kg"><strong>Africa &#8211; TOTO </strong></a></span></div>
<p><span style="color:#ff0000;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;"><br />
Tabe Tuan <span style="color:#3333ff;">Tabe Puan</span></span></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/480/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=480&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/28/saudaraku-sebangsa-dan-setanah-air-bagian-ii-from-africa-with-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpatxCoC7CI/AAAAAAAABdw/sowzQ03LSME/s200/New+Picture+%287%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpaovqyqoQI/AAAAAAAABco/t1jLT5lAdvA/s200/New+Picture+%281%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SparJ3fWgOI/AAAAAAAABdY/LOTKJI1s9oE/s200/New+Picture+%285%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Spaov-9eTdI/AAAAAAAABcw/sYef-a-MRXA/s200/New+Picture+%282%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpapZlvCHRI/AAAAAAAABc4/uhB-5KrPJME/s200/New+Picture+%2815%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SpappQScK4I/AAAAAAAABdA/tyANDLJW5UM/s200/New+Picture.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SparhWbPE2I/AAAAAAAABdg/QnPn-x3tAOY/s200/New+Picture+%284%29.bmp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>saudaraku sebangsa dan setanah air: INDONESIA (bagian I)</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/16/saudaraku-sebangsa-dan-setanah-air-indonesia-bagian-i/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/16/saudaraku-sebangsa-dan-setanah-air-indonesia-bagian-i/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 13:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Hari ini, Republik Indonesia kita genap berusia 64 tahun. Dulu, Soekarno dan Hatta berteriak keras atas nama Rakyat Indonesia menyatakan bahwa KITA MERDEKAT. Lalu, para rahayat Indonesia melanjutkan teriakan itu MERDEKA ATAU MATI. Dahulu, rahayat Indonesia bangga dengan kemerdekaan Indonesia. Dirgahayu. Selamat Sejahtera. Sekarang, masihkah kita berbahagia dengan HUT Proklamasi ini? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=474&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SogCauiG3GI/AAAAAAAABa4/gMElIw5oNnc/s1600-h/New+Picture+%2812%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:91px;height:91px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SogCauiG3GI/AAAAAAAABa4/gMElIw5oNnc/s200/New+Picture+%2812%29.bmp" border="0" alt="" /></a><a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SogCbblpjCI/AAAAAAAABbA/Y7-A3BZhznk/s1600-h/New+Picture+%2815%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:104px;height:93px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SogCbblpjCI/AAAAAAAABbA/Y7-A3BZhznk/s200/New+Picture+%2815%29.bmp" border="0" alt="" /></a><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;color:#cc0000;"><span style="color:#cc33cc;">Saudara-saudara </span><span style="color:#ff6600;">sebangsa</span> dan <span style="color:#339999;">setanah air</span></span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;">
Hari ini, Republik Indonesia kita genap berusia 64 tahun. Dulu, Soekarno dan Hatta berteriak keras atas nama Rakyat Indonesia menyatakan bahwa KITA MERDEKAT. Lalu, para rahayat Indonesia melanjutkan teriakan itu MERDEKA ATAU MATI. Dahulu, rahayat Indonesia bangga dengan kemerdekaan Indonesia. Dirgahayu. Selamat Sejahtera. Sekarang, masihkah kita berbahagia dengan HUT Proklamasi ini? Saya berbahagia, tak tahulah anda. Tetapi ada pertanyaan yang berlari-lari di kepala saya.</p>
<p>Siapakah saya dan siapakah anda sehingga kita saling menyapa sebagai saudara sebangsa. Saudara setanah air. Dari mana asalmu? Keturunan siapakahkah anda? saya mau bertanya? dan Saudara juga bertanya, dari mana asal saya? Apakah betul kita ini orang Indonesia? Indonesia itu apa?</p>
<p>Kata orang cerdik pandai, di antara 2 juta tahun lalu sampai 500.000 tahun yang lalu, hiduplah sekelompok primata tegak yang disebut sebagai kelompok <span style="font-style:italic;">Homo erectus</span> di Pulau Jawa. Oleh karena itu, para ahli antopologi menyebutnya sebagai Manusia Jawa. Hasil penelitian Alan Wilson tentang asal usul manusia di Amerika Serikat (1980-an) menunjukkan bahwa manusia modern (<span style="font-style:italic;">Homo sapiens sapiens</span>) berasal dari Afrika sekitar 150.000-200.000 tahun lampau dengan kesimpulan bahwa hanya ada satu pohon filogenetik DNA mitokondria, yaitu Afrika. Dari sana mereka meyebar ke segala penjuru dunia. Jika Wilson benar maka manusia moderen ternyata berasal dari 1 tempat, yaitu Afrika. Tak pelak lagi, <span style="font-style:italic;">Homo erectus </span>yang ada di Pulau Jawa adalah species yang punah dan digantikan oleh pendatang dari Afrika. Tak bisa Tak.</p>
<p>Lalu, apakah mereka nenek moyang kita? Jika pendapat benar maka bagi saudara-saudara yang orang Jawa ada kemungkinan besar begitu tetapi bagaimana dengan saya yang bernenek moyang orang Sabu. Bagaimana anda yang dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Flores, Rote, Sumba, Maluku, Papua dan seterusnya. Siapakah nenek moyang kita? Sama ataukah berbeda?</p>
<p>Sebagian pakar menyebutkan bahwa di antara rentang waktu antara 160.000 sampai 100.000 tahun datanglah orang-orang, yang merupakan bagian dari migrasi manusia purba &#8220;out of Africa&#8221;, yaitu orang-orang dari ras Austolomelanesia (Papua). Mereka memasuki kawasan ini ketika masih bergabung dengan daratan Asia kemudian bergerak ke timur, sisa tengkoraknya ditemukan di gua Braholo (Yogyakarata), gua Babi dan gua Niah (Kalimantan). Ras apakah ini? kata orang pintar: “Melanesia (berasal dari bahasa Yunani, μέλας black, νῆσος island) yang seara literalis berarti &#8220;islands of the black-skinned people&#8221;. Orang-orang Melanesia kini berdiam di daerah Bismarck archipelago, Fiji, Kepulauan Maluku, New Caledonia, New Guinea (termasuk orang Papua di bagian Barat), Norkfolk Island, Solomon Island, Torres Strait Island, Vanuatu, Flores, Nauru, Sumba, Timor (termasuk Timor Leste), Halmahera, Alor dan Pantar.</p>
<p>Semenjak sekitar 2000-an SM orang-orang Melanesia terdesak dan berpindah ke arah Timur karena kedatangan orang-orang yang berasal dari ras Austronesia, yaitu bangsa Yunan yang diduga berasal dari daratan Asia, kendati belakangan ditemukan bukti bahwa ras ini berasal dari daratan Formosa (Taiwan). Kaum migran baru yang mendesak orang-orang Melanesia ke arah timur ini datang dalam 2 gelombang migrasi, yaitu pada tahun 2500 dan pada tahun 1500 SM. Ras ini diduga telah memiliki peradaban yang cukup baik, mereka paham cara bertani yang lebih baik, ilmu pelayaran bahkan astronomi. Mereka juga sudah memiliki sistem tata pemerintahan sederhana serta memiliki pemimpin. Di antara tahun 2500 SM dan 1500 SM tersebut, berdasarkan bukti-bukti antropoligis diketemukan adanya sat ras lain, yaitu ras Mongoloid yang pandai bertani dan berniaga.</p>
<p>Lantas, pada akir-akhir abad sebelum Masehi, di tanah yang sekarang disebut Indonesia ini, kedatangan kaum imigran baru yang berasal dari India. Mereka memperkenalkan kepada masyarakat yang telah ada terlebih dahulu suatu sistem tata pemerintahan yang lebih maju, yaitu kerajaan.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;color:#cc0000;">Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air</span></span>,</p>
<p>Berdasarkan bukti-arkeologis dan antropologis ditemukan fakta bahwa pada 1-2 tahun sebelum Masehi, di Lubuk Jambi berdiri sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Kandis. Semenjak itu, tak kurang dari 76 buah kerajaan pernah berdiri bertebaran di seluruh wilayah archipelago yang belakangan di sebut Indonesia. Paling kurang terdapat 2 kerajaan yang sangat fenomenal, yaitu kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatera dan Kerajaan Majapahit di Jawa. Dikatakan fenomenal karena dua kerajaan tersebut wilayahnya lintas pulau dan lautan. Sriwijaya menguasai perniagaan di seluruh Selat Malaka sedangan wilayah Majapahit meliputi luas Indonesia sekarang ini. Bahkan, kokon, sampai Madagaskar. Konon pula, di masa Majapahit inilah isitlah Nusantara pertama kali di kenal yang berasal dari sumpah Sang Mahapatih, Gadjah Mada. Kerajaan-kerajaan yang pernah hidup di Indonesia pada umumnya selalu dapat dikaitkan dengan kegiatan perniagaan intetinsulair (lintas pulau) dan atau Agama. Sebagai contoh, kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan kerajaan Maritim nan perkasa yang menguasai perniagaan di seluruh Nusantara dengan pengaruh agama Budha dan Hindu.</p>
<p>Akibat adanya arus prniagaan yang terbuka maka dari Arab dab Persia, melalui Gujarat, datanglah kaum pedagang yang membawa serta agama Islam. Terctat juga pelaut-pelaut dari Tiongkok yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho (Zheng He) yang beragama Islam yang juga selain berniaga, melakukan syiar Islam.</p>
<p>Ketika orang-orang Eropa pada awal abad ke-16 melakukan perniagaan jauh kearah Selatan untuk mencari sumber rempah-rempah maka bertemulah mereka dengan beberapa kerajaan. Beberapa pustaka menyebutkan bahwa kedatangan orang-orang yang berasal dari Britania Raya, Portugal dan Belanda itu tidak semata berniaga tetapi mengusung semangat 3 G (bukan ”triji-nya ponsel lho bung en soes), yaitu Gold, Glory and Gospel. Pada masa ini pula, kendati beberapa bukti menunjukkan bahwa agama Kristen sudah hadir di Nusantara jauh sebelum abad ke-16, agama Kristen dianggap masuk ke Indonesia sebagai bagian dari ”barat yang menjajah”. Stigma Agama Barat yang menjajah ini, bagi sebagian kalangan, ditempelkan begitu kuat bagi Agama Kristen di Indonesia terutama melihat fakta bahwa Agama Kristen mendapat tempat di beberapa kerjaan di bagian Timur Indonesia yang dikuasai oleh, mula-mula oleh Portugal, lalu VOC dan akhirnya pada abad ke-19 oleh pemerintah Belanda (India-Belanda).</p>
<p>Di masa penjajahan India-Belanda ini muncul nama Indonesia. Pertama kali digunakan oleh dua orang Inggris, yaitu George Samuel Windsor Earl, seorang pengacara kelahiran London, yang bersama James Richardson Logan, seorang pengacara kelahiran Scotlandia, menulis artikel sebanyak 96 halaman di Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia No. 4, tahun 1850 dengan judul &#8220;The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders.&#8221;</p>
<p>Mereka menamakan penduduk India-Belanda bagian barat yang berasal Proto-Malaya (Melayu tua) dan Deutero-Malaya (Melayu muda), sebagai Indunesians (Indu, bahasa Latin, artinya: India; Nesia, asal katanya adalah nesos, bahasa Yunani, artinya: kepulauan). Sedangkan penduduk di wilayah India-Belanda bagian timur masuk ke dalam kategori Melanesians (Mela = hitam. Melanesia = kepulauan orang-orang hitam). Oleh karena itu, Earl sendiri kemudian cenderung menggunakan istilah Melayu-nesians, untuk menamakan penduduk India-Belanda bagian barat. Kemudian Logan merubah Indunesia menjadi Indonesia (Indos dan Nesos, keduanya berasal dari bahasa Yunani) dalam tulisan-tulisannya di Journal tersebut.</p>
<p>Adalah Adolf Bastian, seorang dokter dan sekaligus etnolog Jerman, yang mempopulerkan nama Indonesia ketika menerbitkan laporan perjalanan dan penelitiannya di Berlin, yang diterbitkan dalam karya 5 jilid (1864 – 1894) dengan judul “Indonesien, oder die Inseln des malaysischen Archipels” (bahasa Jerman, artinya: “Indonesia, atau Pulau-Pulau dari Kepulauan Malaya”). Jilid I berjudul Maluku, jilid II Timor dan Pulau-Pulau Sekitarnya, jilid III Sumatera dan Daerah Sekitarnya, jilid IV Kalimantan dan Sulawesi, jilid V Jawa dan Penutup.</p>
<p>Eduard Douwes Dekker, dalam bukunya “Max Havelaar” menyebut India-Belanda dengan nama Insulinde, variasi bahasa Belanda untuk Kepulauan India. Ketika Indische Partij (Partai India) yang didirikan oleh keponakannya dilarang oleh Pemerintah India Belanda tahun 1913, para anggotanya mendirikan Partai Insulinde. Baik Indunesian, Indonesien atau Insulinde semua artinya adalah Kepulauan India, untuk menunjukkan identitas pribumi yang hidup di bagian barat wilayah India- Belanda, sedangkan yang hidup di wilayah timur –Flores, Timor, Maluku dan Papua-sebenarnya adalah orang-orang Melanesia (Kepulauan orang-orang hitam).</p>
<p>Yang termasuk pertama menggunakan kata Indonesia pada awal tahun 20-an adalah Perhimpunan Indonesia di Belanda, Sam Ratu Langie dan Partai Komunis Indonesia. Jadi kata Indonesia artinya tak lain adalah: Kepulauan India.</p>
<p>Akhirnya, adalah tagal perkara situasi perniagaan dunia maka negara Jepang melirik sumber minyak yang berlimpah di wilayah yang disebut sebagai Indonesia sebagai modal potensial guna mengembangkan diri sebagai negara adidaya. Maka, Hindia Belanda diserbu pada tahun 1942. Jepang, yang mula-mula mengaku sebagai saudara tua dari Timur yang akan membebaskan saudara mudanya, Indonesia, dari tangan ”bangsa barat”, ternyata menjajah Indonesia secara lebih kejam dibandingkan dengan penjajah sebelumnya. Tetapi syukurlah, mereka tak lam di sini. Cuma 3,5 tahun lalu terusir dari bumi Indonesia, mula-mula sebagai konsekuensi kekalahannya dalam Perang Dunia II lalu, juga karena lalu karena Bangsa Indonesia menyatakan bahwa ”KAMI MERDEKA” pada tanggal 17 Agustus 1945. Suatu pernyataan yang sederhana tetapi berkonsekuensi besar karena jika tidak demikian maka Indoensie hanyalah sebangsa daerah taklukan sekutu pada PD II lalu harus diserah terimakan dari Jepang kepada Sekutu.</p>
<p><span style="color:#cc0000;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Saudara-saudara sebangsa dan setanah air</span></span>,</p>
<p>Sejak 17 Agustus 1945 itulah Indonesia resmi dinyatakan sebagai Bangsa yang merdeka. Bangsa -bangsa yang mendiami daerah yan dahulunya dijajah Belanda dan Jepang secara resmi bersepakat membentuk sebuah Negara, yaitu <span style="color:#990000;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">Indonesia</span></span>. Indonesia punya modal, yaitu Wilayah dan Rakyat yang berdaulat. Lalu Rakyat yang berdaulat itulah yang bersepakat siapa di antara mereka yang pantas memimpin mereka sebagai suatau pemerintahan, Semenjak itu, kita punya Soekarno, Soharto, Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY sebagai Presiden.</p>
<p>Tetapi lihatlah wajah kita sejak 1945 sampai hari ini: “revolusi belum selesai” kata Bung Karno, lalu sejak 1945 – 1967 pertikaian terus saja terjadi di antara kita. Ada Pembernontakan PKI Muso di Madiun, PRRI-Permesta, Kartosuwiryo, RMS dan Kahar Musakar. “Ekonomi Yes Politik No”, kata Soeharto tetapi peristiwa tahun 1965 yang menelan ratusan ribu korban nyawa rahayat Indonesia masih saja terus menjadi misteri sampai saat ini. Lalu, ada Malari 1974, Penembakan misterius kepada kelompok preman, Peristiwa Tanjung Priok, Kudatuli 1996, Kerusuhan Mei 1998, Ambon, Poso dan terakhir tak berhentinya teror Noordin M Top. Apa yang terjadi dengan kita? Apa yang terjadi dengan rahayat Indonesia. Benarkah kita bersaudara di bangsa yang sama dan tanah air yang sama?</p>
<p>Saya masih ingin terus mengulas tetapi mohon maaf saya akan berhenti dahulu di sini karena saya ingin berdiri sejenak, mengepalkan tangan kana saya lalu saya acungkan tinju ke udara sambil berteriak <span style="color:#ff0000;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">MERDEKA</span></span>. <span style="color:#339999;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dirgahayu </span></span><span style="color:#990000;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">Indonesia</span></span>. <span style="color:#6600cc;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Salam Sejahtera.</span></span> (posting dilanjutkan pada bagian II)<br />
<a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sonv_2XqIEI/AAAAAAAABbQ/YhAg-mnprHA/s1600-h/New+Picture+%2875%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:127px;height:101px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sonv_2XqIEI/AAAAAAAABbQ/YhAg-mnprHA/s200/New+Picture+%2875%29.bmp" border="0" alt="" /></a></p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><a id="video-long-title-6ycAWN_bRyI" title="Cokelat - Satu Nusa Satu Bangsa" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=6ycAWN_bRyI"><strong>Satu Nusa Satu Bangsa &#8211; cokelat</strong></a></span><span style="font-size:180%;"> </span></div>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:center;"><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><a id="video-long-title-hNfbq_FH6SI" style="font-weight:bold;" title="Indonesia Pusaka on guitar by Doddy" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=hNfbq_FH6SI">Indonesia Pusaka on guitar by Doddy</a></span></div>
<p><span style="font-weight:bold;color:#ff0000;">Tabe Tuan <span style="color:#3333ff;">Tabe Puan</span></span></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/474/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=474&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/16/saudaraku-sebangsa-dan-setanah-air-indonesia-bagian-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SogCauiG3GI/AAAAAAAABa4/gMElIw5oNnc/s200/New+Picture+%2812%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SogCbblpjCI/AAAAAAAABbA/Y7-A3BZhznk/s200/New+Picture+%2815%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sonv_2XqIEI/AAAAAAAABbQ/YhAg-mnprHA/s200/New+Picture+%2875%29.bmp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>dina rade mengirimkan sebuah PENSIL sebagai kado HUT bagi IBUNDA (andai ibunda &#8220;masih ada&#8221;)</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/13/dina-rade-mengirimkan-sebuah-pensil-sebagai-kado-hut-bagi-ibunda-andai-ibunda-masih-ada/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/13/dina-rade-mengirimkan-sebuah-pensil-sebagai-kado-hut-bagi-ibunda-andai-ibunda-masih-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 03:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aboutme]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/13/dina-rade-mengirimkan-sebuah-pensil-sebagai-kado-hut-bagi-ibunda-andai-ibunda-masih-ada/</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,
Sejak bulan Januari 2009, saya dan 9 orang bersaudara lainnya, telah menjadi yatim dan piatu. Ibunda kami, Agustine Sabartinah, telah berangkat menuju negeri abadi bertemu Tuhan-nya. Mungkin oleh Tuhan, Ibunda telah dipertemukan dengan Ayahanda kami, Robert &#8220;SGT&#8221; Riwu Kaho, yang telah setahun lebih dahulu menempuh perjalanan abadi yang sama. Sejatinya kedua orang itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=471&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dear <span style="color:#339999;">Sahabat </span>Blogger</span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-size:100%;">Sejak bulan Januari 2009, saya dan 9 orang bersaudara lainnya, telah menjadi yatim dan piatu. Ibunda kami, Agustine Sabartinah, telah berangkat menuju negeri abadi bert</span><a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoOd0kBBT0I/AAAAAAAABaY/Ebjq2wT5Hd4/s1600-h/New+Picture+%2824%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:304px;height:202px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoOd0kBBT0I/AAAAAAAABaY/Ebjq2wT5Hd4/s320/New+Picture+%2824%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="font-size:100%;">emu Tuhan-nya. Mungkin oleh Tuhan, Ibunda telah dipertemukan dengan Ayahanda kami, Rob</span><span style="font-size:100%;">ert &#8220;SGT&#8221; Riwu Kaho, yang telah setahun lebih dahulu menempuh perjalanan abadi yang sama.</span><span style="font-size:100%;"> S</span><span style="font-size:100%;">ej</span><span style="font-size:100%;">atinya kedua orang itu telah &#8220;menghilang&#8221; dari mata fana kami. Benar belaka begitu. Akan tetapi, filsafat ma</span><span style="font-size:100%;">n</span><span style="font-size:100%;">usia mengajarkan </span><span style="font-size:100%;">tentang sisi lain dari manusia selain badan, yaitu jiwa. Dan di dalam kesatuan badan dan jiwa itulah bersemayam sesuatu yang sangat Ilahiat, sebenarnya, yaitu KASIH. Dan di dalam KASIH itulah, kami diyakinkan bahwa &#8220;mereka ada bersama dengan Tuhan&#8221;. Dan karena Tuhan itu Maha Ada maka mereka yang dekat dengan DIA-pun seharusnya masih tetap ada. Demikianlah, Agustine dan Robert sesungguhnya masih ada, kendati sudah tiada, ka</span><span style="font-size:100%;">rena kami punya KASIH.</p>
<p>Dalam terang KASIH itulah ketika pagi-pagi benar saya membuka e-mail, saya melih</span><a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI4p5wPuAI/AAAAAAAABZY/ahCYCrre3po/s1600-h/New+Picture+%2823%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:121px;height:146px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI4p5wPuAI/AAAAAAAABZY/ahCYCrre3po/s200/New+Picture+%2823%29.png" border="0" alt="" /></a><span style="font-size:100%;">at di sana ada kiriman artikel yang sangat bagus yang dikirim oleh seseorang yang bernama DINA RADE RIWU KAHO. Siapa dia? Ya, tak lain dan tak bukan adalah si Bungsu di antara kami.</span><span style="font-size:100%;"> Setelah saya membaca </span><span style="font-size:100%;">artikel kirimannya, segera saja saya mengirim SMS kepadanya&#8230;<span style="font-style:italic;">&#8220;Dina, kasi ijin beta untuk memuat artikelmu dalam blog</span>&#8220;. <span style="font-style:italic;">&#8220;Bagus sekali&#8221; .</span>&#8230;Dina setuju&#8230;. saya berbahagia&#8230;.karena inilah kado yang amat indah untuk mama Tien tersayang yang be</span><span style="font-size:100%;">sok akan berulang tahun yang </span><span style="font-size:100%;">ke-61. Hadiah dari Dina terasa indah karena substansi artikel itu </span><span style="font-size:100%;">berbicara tentang sesuatu yang sudah dilakukan oleh Agustine dan Kekasih hatinya, Robert, semasa masih bersama kami semua, yaitu menjadi sebatang PENSIL. &#8230;<span style="font-style:italic;">whaaaaattttt</span>????? <span style="font-style:italic;">pensil</span>?????? <span style="font-style:italic;">apa bagusnya</span>?????&#8230;.<span style="font-style:italic;">ah sabar dulu&#8230;.</span><span>baca dahulu artikel dari</span><span style="font-style:italic;"> </span><span style="font-weight:bold;color:#993399;font-size:130%;">Dina</span>, si bungsu dalam urutan kelahiran tetapi adalah si sulung dalam hal &#8230; perhitungan&#8230;..</span></p>
<blockquote>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;color:#666600;">SEBUAH PENSIL</span></span></div>
<p>Seorang pembuat pensil sebelum mengutus pensilnya ke dunia memberikan empat <a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI5UqvD6JI/AAAAAAAABZg/vfU3XCP9UhI/s1600-h/New+Picture+%282%29.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:129px;height:85px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI5UqvD6JI/AAAAAAAABZg/vfU3XCP9UhI/s200/New+Picture+%282%29.bmp" border="0" alt="" /></a>pesan.</p>
<ol>
<li>Kamu bisa melakukan sesuatu yang luar biasa, tetapi hanya jika kamu mau berada di tangan seseorang;</li>
<li>Kamu akan menderita setiap kali kamu diruncingkan, tetapi kamu perlu itu untuk menjadi pensil yang baik;</li>
<li>Bagian yang terpenting dari hidupmu adalah bagian yang ada di dalam, bukan bagian luarnya;</li>
<li>Pada permukaan mana pun juga, selalu tinggalkan jejakmu dan teruslah menulis.</li>
</ol>
<p>Ilustrasi di atas menyimpan kebenaran filsafat dan rohani yang luar biasa. Pertama, kita memiliki potensi yang luar biasa dan mampu melakukan hal yang besar. kendati kita hanyalah sebuah pensil kecil. Syaratnya adalah jika kita membiarkan diri berada di tangan Sang Ilahi. Kedua, ada kalanya kita akan mengalami proses-proses pengeratan dan peruncingan yang sangat menyakitkan. Itu membuat kita sangat menderita, tetapi mau tidak mau kita harus melewati proses itu demi kebaikan kita sendiri. Proses pengeratan kedagingan kita akan membuat karakter Ilahi muncul dalam hidup kita. Ketiga, bagian yang terpenting dalam hidup kita adalah bagian yang ada di dalam. Jangan pernah terjebak dengan hal-hal yang hanya merupakan penampilan luar saja. Sang Pencipta Agung tidak pernah tergiur dengan topeng-topeng kita. Tuhan lebih melihat kedalaman hati kita. Keempat, di mana pun Sang Pencipta meletakkan kita di dunia ini, selalu harus kita meninggalkan jejak atau &#8220;tulisan-tulisan&#8221; yang benar-benar bisa memengaruhi orang yang &#8220;membacanya.&#8221; Jadilah manusia yang berpengaruh dan selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi setiap orang yang bertemu dengan kita. Ketika rekam jejak kita bagus maka nama Sang Pencipta, yang membuat pensil-pensil itu, akan semakin harum dan dicintai oleh banyak orang</p>
<p>SUDAHKAH KITA MENJADI PENSIL<br />
YANG MENINGGALKAN GORESAN MENDALAM?</p></blockquote>
<p>Begitulah sahabat blogger yang budiman. Kiriman hadiah dari Dina, yang dia dan kami persembahkan bukan saja untuk Ibunda terkasih kami, Agustine Sabartinah &#8211; di gelombang radiasi manapun dia berada saat ini &#8211; tetapi juga untuk kita semua. Semoga bermanfaat.</p>
<p><span style="font-weight:bold;color:#cc9933;">Ini Pensil</span><br />
<span style="color:#000099;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Pensil untuk menulis di buku</span></span><br />
<span style="color:#ff6600;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">Mau?????</span></span></p>
<p>Untuk <a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI83Dg5BCI/AAAAAAAABZo/8kClaytmtZw/s1600-h/New+Picture+%283%29.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:100px;height:75px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI83Dg5BCI/AAAAAAAABZo/8kClaytmtZw/s200/New+Picture+%283%29.bmp" border="0" alt="" /></a>Ibunda terkasih, saya persembahan sebuah lagu yang diciptakan Oleh Guruh Soekarno Putra bagi Ibundanya, yaitu &#8220;<span style="color:#009900;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">melati suci</span></span>&#8221; (bunga melati adalah bunga kesayangan Ibunda). Damailah bunda. Damai&#8230;..</p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><a id="video-long-title-HNt0sa61wDU" title="Melati Suci - Tika Bisono - Guruh S.P." rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=HNt0sa61wDU"><strong>Melati</strong><span style="font-weight:bold;"> Suci</span> </a></span></div>
<p><span style="color:#ff0000;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Tabe Tuan <span style="color:#3333ff;">Tabe Puan</span></span></span></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/471/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=471&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/13/dina-rade-mengirimkan-sebuah-pensil-sebagai-kado-hut-bagi-ibunda-andai-ibunda-masih-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoOd0kBBT0I/AAAAAAAABaY/Ebjq2wT5Hd4/s320/New+Picture+%2824%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI4p5wPuAI/AAAAAAAABZY/ahCYCrre3po/s200/New+Picture+%2823%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI5UqvD6JI/AAAAAAAABZg/vfU3XCP9UhI/s200/New+Picture+%282%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SoI83Dg5BCI/AAAAAAAABZo/8kClaytmtZw/s200/New+Picture+%283%29.bmp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>renungan kristiani, sebuah ratapan pada TUHAN</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/11/renungan-kristiani-sebuah-ratapan-pada-tuhan/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/11/renungan-kristiani-sebuah-ratapan-pada-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 10:57:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[renungan Kristiani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Ya Tuhan yang maha baik,
Ya Allah  yang Akbar
Ya Bapa yang saya kenal
dalam karya penyelamatan Yesus Kristus
dalam karya penyertaan Roh Kudus
Mohon ampun,
pagi ini saya tidak dapat ke Gereja-MU
untuk bersekutu dan berbakti
Saya sakit, Tuhan
(sedih sekali)
Tuhan yang maha baik,
Segala daya sudah diupayakan
tetapi mengapa sakit penyakit ini terus saja ada?
Tak mau pergi
(betah banget)
Sebentar tampak seperti sembuh
Sejurus kemudian sakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=469&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sn4uIBEzlzI/AAAAAAAABZI/SUbjRvcIlZI/s1600-h/New+Picture.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:137px;height:91px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sn4uIBEzlzI/AAAAAAAABZI/SUbjRvcIlZI/s200/New+Picture.bmp" border="0" alt="" /></a>Ya Tuhan yang maha baik,<br />
Ya Allah  yang Akbar<br />
Ya Bapa yang saya kenal<br />
dalam karya penyelamatan Yesus Kristus<br />
dalam karya penyertaan Roh Kudus</p>
<p>Mohon ampun,<br />
pagi ini saya tidak dapat ke Gereja-MU<br />
untuk bersekutu dan berbakti</p>
<p>Saya sakit, Tuhan<br />
(sedih sekali)</p>
<p>Tuhan yang maha baik,<br />
Segala daya sudah diupayakan<br />
tetapi mengapa sakit penyakit ini terus saja ada?<br />
Tak mau pergi<br />
(betah banget)</p>
<p>Sebentar tampak seperti sembuh<br />
Sejurus kemudian sakit lagi</p>
<p>Sakit penyakit ini kok malah mirip lagunya Mbah Sirup&#8230;eh mbah Surip<br />
bangun lagi tidur lagi</p>
<p>&#8220;sakit lagi sembuh lagi &#8230;sembuh&#8230;.saaakiiittt lagi&#8230;.uuuyyeeeee&#8230;&#8221;</p>
<p>Sakit penyakit ini juga mirip lagu mbah Surip yang satu lagi,<br />
(yang katanya hasil njiplak itu)<br />
tak gendong</p>
<p>Saya merasa digendong sakit penyakit kemana-mana<br />
Saya merasa ditertawai si penyakit</p>
<p>&#8220;tak gendong ke mana-mana &#8230;enak dong&#8230;asik dong&#8230;<br />
&#8230;waaaaaa    hhhaaaaaaa    waaaaaaaa&#8230;&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p>Sakit penyakit ini kok mirip ucapan mbah Surip<br />
I love you full</p>
<p>waddduuhhhh Tuhan,<br />
bagaimana ini<br />
kok si penyakit mengejek saya,<br />
(padahal saya wakil ketua majelis jemaat harian lho Tuhan)<br />
katanya:</p>
<p>&#8220;i love you full&#8230;michael&#8221;</p>
<p>Lalu, saya harus bagaimana Tuhan?</p>
<p>berobat, sudah<br />
stop berobat, sudah<br />
pantang makan (sampe lapaaarrr banget), sudah<br />
makan rakus, &#8230;eh maaf Tuhan&#8230;itu sih ..sering&#8230;.<br />
berbuat baik, sudah<br />
berbuat jahat, &#8230;he he he he&#8230;yang ini sih, aduuuhhh &#8230;.<br />
malu ngomongnya&#8230;..maaf, Tuhan&#8230;<br />
berdoa, sudah<br />
stop berdoa&#8230;.lagi-lagi, ampunkan saya Tuhan&#8230;ini juga amat sering&#8230;</p>
<p>Lalu, Saya harus bagaimana?<br />
apakah Tuhan tidak menyayangi saya?<br />
apakah Tuhan sudah tak perduli lagi pada saya?<br />
apakah Tuhan sudah meninggalkan saya?</p>
<p>(Lalu, bersamaan dengan<br />
desir angin dingin minggu pagi ini<br />
datanglah &#8220;suara Tuhan&#8221;)</p>
<div style="text-align:justify;">
<blockquote><p>&#8220;Tetapi jawab Tuhan kepadaku : &#8220;Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.&#8221; Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. SEBAB JIKA AKU LEMAH, MAKA AKU KUAT.&#8221; (2 Kor:12: 9-10)</p></blockquote>
</div>
<p>(Lalu, bersamaan dengan desir gelombang hot spot internet<br />
Dikau menyapa saya dengan sebuah lagu<br />
&#8220;Tuhan Pasti Sanggup&#8221;)<br />
<span style="font-size:180%;"><br />
</span></p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;"><a title="Tuhan Pasti Sanggup" href="http://www.youtube.com/view_play_list?p=1DD34629443D32A5&amp;playnext=1&amp;playnext_from=PL&amp;v=9Kq3BFRDl5I">Tuhan Pasti Sanggup</a></span></span></div>
<p>(Sanggup Apa, Tuhan?)</p>
<p>&#8220;<span style="font-weight:bold;color:#ff6666;">YA UNTUK MEBUAT KAMU KUAT, MICHAEL ANAKKU YANG BENGAL</span>&#8220;<br />
(tapi jangan lupa bertobat ya&#8230;&#8230;..)<br />
<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sn4yxSa9LxI/AAAAAAAABZQ/kEIIX_6fqDo/s1600-h/New+Picture+%281%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:107px;height:111px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sn4yxSa9LxI/AAAAAAAABZQ/kEIIX_6fqDo/s200/New+Picture+%281%29.bmp" border="0" alt="" /></a><br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Ia, Baik Tuhan<br />
Ia, Baik Allah<br />
Ia, Bae Tete Manis<br />
Terima Kasih&#8230;</p>
<p><span style="color:#3333ff;font-size:180%;"><span style="font-weight:bold;">Amin</span></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/469/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=469&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/11/renungan-kristiani-sebuah-ratapan-pada-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sn4uIBEzlzI/AAAAAAAABZI/SUbjRvcIlZI/s200/New+Picture.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/Sn4yxSa9LxI/AAAAAAAABZQ/kEIIX_6fqDo/s200/New+Picture+%281%29.bmp" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>michael</title>
		<link>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/02/michael/</link>
		<comments>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/02/michael/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 08:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luiggimikerk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/02/michael/</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat Blogger,
Nama lengkap saya adalah Ludji Michael Riwu Kaho. Semua sudah tahu itu. Sapaan saya di dunia maya adalah Bigmike. Semua sahabat juga sudah paham tentang itu. Tak ada yang baru. Zonder ada perkara aneh. Akan tetapi&#8230;eeeeiiittttssssss&#8230;..jangan terburu-buru dulu. &#8230;.Justru di antara barang-barang biasa itu saya menemukan satu keunikan, yaitu yang bertalian dengan nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=465&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;"></span></span><span style="color:#ff6600;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;">Dear <span style="color:#339999;">Sahabat</span> Blogger</span></span>,</p>
<div style="text-align:justify;">Nama lengkap saya adalah Ludji Michael Riwu Kaho. Semua sudah tahu itu. Sapaan saya di dunia maya adalah Bigmike. Semua sahabat juga sudah paham tentang itu. Tak ada yang baru. <span style="font-style:italic;">Zonder</span> ada perkara aneh. Akan tetapi&#8230;eeeeiiittttssssss&#8230;..jangan terburu-buru dulu. &#8230;.Justru di antara barang-barang biasa itu saya menemukan satu keunikan, yaitu yang bertalian dengan nama MICHAEL. Gerangan apa? Begini:</p>
<p>Pertama, baru saya sadari bahwa nama Michael adalah juga nama salah seorang malaikat surga. Nama ini disebut baik di Alkitab maupun di Al-Quran. Di dalam Perjanjian Lama, yaitu di d<a href="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU2GCf44PI/AAAAAAAABYQ/BQLphD9E_OE/s1600-h/New+Picture+%2876%29.bmp"><img style="float:right;cursor:pointer;width:136px;height:149px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU2GCf44PI/AAAAAAAABYQ/BQLphD9E_OE/s200/New+Picture+%2876%29.bmp" border="0" alt="" /></a>alam Kitab Daniel, (Dan 10:13,21; 12:1). Nabi Daniel menyebut nama Michael lebih dari sekali sebagai &#8220;Pemimpin&#8221;, Michael adalah malaikat pelindung surgawi bagi umat/bangsa Israel. Oh ternyata Michael adalah Sang Penghulu Malaikat atau semacam &#8220;Pemimpin malaikat atau kepala para malaikat.&#8221; Di Perjanjian Baru, tepatnya di Kitab Wahyu (Wah 12:4,7) digambarkan tentang sebuah peperangan pada akhir zaman, dimana Michael memimpin para bala tentara malaikat Surga bertempur melawan Naga, Ular Tua, dan Setan pimpinan lucifer yang diperkuat 1/3 para malaikat surga yang mejadi pemberontak mengikuti lucifer. Di dalam Al-Quran, nama Michael disebut bersama dengan malaikat nama malaikat Jibril (Gabriel/Jibrael), yaitu “B<span style="font-style:italic;">arangsiapa menjadi mu</span><span style="font-style:italic;">suh Allah, malaika</span><span style="font-style:italic;">t-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mika-il, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir</span>” (QS. Al Baqarah : 98). Di dalam satu web (www.duwex,wordpress.com) saya mendapat keterangan bahwa tugas Mikail adalah sebagai &#8220;pengatur hujan dan tumbuh-tumbuhan dimana semua rizki di dunia ini berkaitan erat dengan keduanya&#8221;. Mana yang benar di antara kedua versi di atas bukanlah menjadi perhatian saya. Hal terpenting adalah &#8230; ahaaaaaaa &#8230;. Michael ternyata ORANG PENTING. Dan saya juga bernama michael. Maka apakah saya juga tergolong orang penting? Entahlah, tetapi rasa-rasanya&#8230;.mungkin juga ya&#8230;..wkwkwkwkkw&#8230;..</p>
<p>Kedua, m<a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU3Z9QPPsI/AAAAAAAABYY/pOFHqamC17A/s1600-h/New+Picture+%2877%29.bmp"><img style="float:left;cursor:pointer;width:150px;height:113px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU3Z9QPPsI/AAAAAAAABYY/pOFHqamC17A/s200/New+Picture+%2877%29.bmp" border="0" alt="" /></a>ungkin anda mengamatinya juga, yaitu betapa banyaknya para pesohor yang bernama michael. Saya cuma bisa mengingat beberapa di antaranya, yaitu michael Faraday ahli fisika yang dijuluki &#8220;bapak listrik&#8221;, michael jordan, si masetro basket, michael jackson si &#8220;king of pop&#8221;, michael phelps jawara olah raga renang dengan rekor raihan 8 medali emas dalam 1 olimpiade, michael &#8220;mick&#8221; philips jagger, vokalis the rolling stones , si panjang lidah dan bibir ndower yang masih terus mengelinding dan &#8230; rasanya masih banyak lagi. Point saya di sini adalah michael merupakan nama orang-orang &#8220;kerbek&#8221; alias keren dan beken. &#8230; wahahahahaaaaa&#8230;apakah saya juga keren dan beken? Saya tidak tahu persis tetapi rasa-rasanya&#8230;.hhmmmmhhhhh&#8230;&#8230;.(narsis-lah itu!!!!!)&#8230;.</p>
<p>Nah, lalu apakah tentang &#8220;semangat narsis&#8221; semacam itu yang menjadi inti posting kali ini? Ya tidaklah <span style="font-style:italic;">Bung en Zoes</span>&#8230;tidak&#8230;.kali ini saya ingi berbicara tentang seseorang dengan nama michael &#8230;. <span style="font-style:italic;">sumpe abis</span> bukan tentang saya pribadi melainkan tentang sesosok michael yang lain . Ada sesuatu dari si Michael yang satu ini yang bisa kita pelajari dan kita timba keteladanan sekaligus ketidakteladanan-nya. Siapa dia? Michael Schumacher.</p>
<p>Bagi yang masih bertanya siapa Michael Schumacher maka, bagi saya, orang itu kemungkinan besar tidak pernah membaca koran dan tidak pernah menonton televisi. Ya, siapa lagi jikalau bukan si maestro balapan jet darat F1. Mungkin banyak yang tidak setuju tetapi saya yakin lebih banyak lagi yang setuju bahwa michael schmacher, yang kerap disapa juga sebagai &#8220;schumi&#8221; adalah pembalap F1 terbaik sepanjang masa. Delapan di antara 10 pooling yang pernah diadakan guna menanyakan &#8220;<span style="font-style:italic;">who&#8217;s the best formula one drivers ever</span>?&#8221; menempatkan schumi pada urutan teratas. Coba lihat daftar rekord si &#8220;record man&#8221; ini:</p>
<p>Schumi telah menjuarai 91 balapan Formula 1 dan tujuh kali merebut gelar juara dunia (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004) sepanjang 15 tahun karir balapannya. Pole 68 kali. Pada tahun 2002 terdapat 1 rekor &#8220;gila&#8221; dari michael schumacher, yaitu ketika race dalam msuim itu masih tersisa 6 balapan tetapi dia sudah mema<a href="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU4pVwT_QI/AAAAAAAABYg/QvcZW2erOIA/s1600-h/New+Picture+%2860%29.png"><img style="float:left;cursor:pointer;width:151px;height:114px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU4pVwT_QI/AAAAAAAABYg/QvcZW2erOIA/s200/New+Picture+%2860%29.png" border="0" alt="" /></a>stikan sebagai juara dunia. Rasanya rekor semacam itu sulit terulang kembali di masa depan. Dimana letak kehebatan shumi? Menurut Ross Brawn, mantan orang kepercayaan schumi di Benneton dan, kemudian di Ferrari, terdapat 3 kelebihan schumi, yaitu kemampuannya menganalisis situasi sirkuit dan kondisi balapan, kemampuannya mengenali dan mengembangkan mobil balapnya serta amat nekad. Ross Brawn menunjukkan alasan-alasan itulah yang membuat schumi mampu menjadi juara kendati tidak mengendarai mobil yang terbaik. Tim Ferrari yang lama terbenam mampu dikembangkan Todt dan Brawn, dengan mendapat masukan dari schumi, kemudia merajai arena F1 sejak 2000 sampai 2004 tanpa perlawanan berarti dari lawan-lawannya. Demikianlah kehebatan schumi. Dia adalah pemenang. Dialah sang juara yang susah ditandingi.</p>
<p>Akan tetapi di balik kehebatannya, schumi menyimpan stori tersendiri berkaitan dengan tabiat dan perilakunya. Ross Brawn menyebutkan bahwa manusia ini adalah orang nekad. Tentang kenekadannya ini kadang-kadang menimbulkan masalah lain, yaitu perilaku arogan, mau menang sendiri, dan, bila perlu curangnya. Pada tahun 1994, ketika pertama kali schumi manjadi juara dunia, dia terlibat tabrakan dengan Damon Hill. Dari analisis video tampak jelas bahwa tabrakan itu disebabkan ulah schumi sendiri yang sengaja menabrak mobil Damon. Tabrakan yang menyebaban Damon gagal menjadi juara dunia, dengan mobil terbaiknya kala itu, dan schumi menjadi juara dunia. Pada tahun 1997 tindakan memalukan seperti itu dilulangi lagi di sirkuit Jerez, Sapanyol. Schumi secara sengaja menabrak Jacques Villeneuve, guna menghalangi Villeneuve menjadi juara dunia. Akibat oerilaku lajaknya ini, FIA menghukum schumi dengan manghapus sama sekali seluruh pointnya di tahun itu. Hukuman masih ditambah dengan kewajibannya untuk bekerja secara sosial selama 60 jam. Di tahun 1998, dia sengaja menabrak David Coulthard yang sudah ketinggalan 1 lap dari schumi lantara shumi beranggapan bahwa Coluthard ingin membantu Hakkinen menjadi juara dunia. Insiden berlanjut di pit ketika Schumi menantang Coulthard untuk berkelahi. Untung beberapa orang menghalang-halanginya. Tahun 1999 ketika schumi mengalami kecelakaan dan patah kaki, dia mendatangi Paus Paulus II di Vatikan bersama Jean Alesi padahal dia adalah seorang penganut Protestan. Sebagian orang mengecam kelakuannya yang berpura-pura itu. Ya, kenekadan schumi kadang berbuah hal-hal yang memalukan. Tetapi itulah schumi. Manusia hebat sekaligus manusia biasa yang bisa nakal, curang dan culas. Perilaku lajak dan tengil.</p>
<p>Setelah masa-masa gemilangnya berlalu dan schumi digerogoti usia, pada tahun 2006 schumi menyatakan pensiun dari dunia balap Formula satu. Di sirkuit balapnnya yang terakhir, yaitu di Brazil, baik mereka yang menyukai maupun yang tidak menyukainya meratapi pensiunnya itu. Sejak saat itu dunianya adalah dunia pekerjaan sosial, (schumi enjadi salah satu donatur besar berbagai kegiatan sosial), bersenang-senang dan menjadi penasihat tim Ferrari. Pada tahuhn 2007 schumi pernah berkata bahwa &#8220;masa terbaik dalam hidup adalah pensiun dari dunia balapan&#8221;. Apakah selesai di sini kisah ini schumi? Belum tetapi maris kita belajar 1-2 hal dari schmui.</p>
<p>Di luar urusan balapan yang gilang gemilang itu kita belajar bahwa schumi adalah manusia paradoks biasa. Dia jagoan tetapi bisa juga curang. Dia baik sekali waktu dan di lain waktu schumi amat arogan. Ya, schumi adallah manusia biasa seperti juga anda dan saya. Akan tetapi saya memiliki 1 indikator penting untuk menilai siapa schumi sesungguhnya. Pertama, pada tahun 2006 schumi masih punya peluang untuk memperpanjang kontraknya dengan Ferrari dan membalap lagi pada tahun 2007. Ketika itu, Raikonen sudah dikontrak dan jika schumi mau maka Felippe Massa yang akan dicoret. Tetapi Schumi menolak dan mengatakan begini &#8230;. &#8220;saya harus berhenti karena jika tidak anak muda ini (Massa) akan kehilangan masa depan padahal dia sangat berbakat&#8221;. &#8220;Saat ini dia lebih memerlukan mobil Ferrari ketimbang saya&#8221; &#8230; Schumi ternyata seorang yang memiliki rasa persahabatan yang kuat dan dia mengekspresikannya secara tepat. Dia tahu kebutuhan Massa dan itulah yang diberikannya. &#8220;<span style="font-style:italic;">Friend in need is friend indeed</span>&#8220;.</p>
<p>Kedua, tak disangka dan tak dinyana malapetaka itu datang. Felipe Massa mengalami kecelakaan di sirkuit Hungaroring, Hungaria Juli 2009 lalu dirawat di RS dan tak bisa membalap untuk beberapa waktu ke depan. Ferrari kehilangan seorang pembalap dan mereka membutuhkannya. Bahkan, di tengah berbagai kasus kontroversial di F1 belakangan<a href="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU44TK6iVI/AAAAAAAABYo/Ef50YLvV4wA/s1600-h/New+Picture+%2861%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:151px;height:114px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU44TK6iVI/AAAAAAAABYo/Ef50YLvV4wA/s200/New+Picture+%2861%29.png" border="0" alt="" /></a> ini, dunia jet darat ini membutuhkan seseorang yang mampu menaikkan kembali pamor F1. Felipe Massa juga membutuhkan seseorang untuk meyakinkan dia bahwa dia masih punya masa depan. Dan schumacher menjawab semua &#8220;tantangan&#8221; itu. Katanya &#8230;. &#8220;saya kembali bukan untuk saya sendiri tetapi untuk Ferrari, untuk F1 dan untuk Felipe&#8221; &#8230;. Schumacher telah melakukan apa yang harus dia lakukan dan bukan apa yang yang dia suka lakukan. Secara fisik, dia tidak lagi muda. Sudah 40 tahun usianya. Pun secara fisik, dia baru saja berpulih pasca kecelakaan sepeda motor beberapa bulan berselang. Secara psikologis, dia tidak lagi memiliki &#8220;api&#8221; kompetisi yang kuat. Tak ada yang perlu dibuktikan lagi. Dia juara dan bukan pecundang. Dia adalah yang terbaik. Apa lagi yang harus dibuktikan? Membalap ketika kondisi fisik dan psikis tidak prima sama dengan mencari perkara. Belum lagi jika dia kalah maka reputasinya dikuaitrkan akan merosot. Tetapi, sekali lagi, <span style="font-style:italic;">&#8220;friend in need is friend indeed</span>&#8220;. Schumi rela berkorban untuk semua yang dia cintai di Ferrari, Formula One dan Felipe Massa. Ternyata persahabatan memerlukan pengorbanan bukan mengorbankan orang lain.</p>
<p>Maka, <a href="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU6MBAJHKI/AAAAAAAABYw/wxecfg-keK8/s1600-h/New+Picture+%2864%29.png"><img style="float:left;cursor:pointer;width:91px;height:107px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU6MBAJHKI/AAAAAAAABYw/wxecfg-keK8/s200/New+Picture+%2864%29.png" border="0" alt="" /></a>apa yang dilakukan oleh schumi adalah demonstrasi tentang cinta, yaitu suatu afeksi positif yang sepenuhnya datang dari sobyek, lurus tertuju kepada obyek dan berani mengorbankan kepentingan diri sendiri. Cinta itu merangkul. Cinta itu loyal. Cinta itu tulus. Cinta itu butuh pengorbanan. Cinta itu tidak menggunakan banyak perhitungan kecuali KEBAIKAN. Pesan moral dari kisah ini adalah &#8220;jangan berhenti berbuat baik tiap hari kendati kita, anda dan saya, tidaklah manusia sempurna&#8221;. &#8220;Satu hari satu kebaikan, satu orang satu kebaikan, 1000 hari seribu kebaikan dan 1000 orang seribu kebaikan&#8221;. Jika kita semua adalah sahabat dan saling beruat kebaikan maka &#8230;. ahaaaaaa&#8230;..kebaikan akan mengalahkan kejahatan. Pasti. Percayalah. Michael sudah membuktikan itu. Michael gitu loooohhh &#8230;.. Anda bagaimana? Mau?</p>
<div>Mari kita nikmati salah satu aksi overtaking hebat yang dilakukan schumi terhadap kimi raikonnen di Brazil 2006<br />
<span style="color:#ff0000;font-weight:bold;font-size:130%;"><br />
</span></p>
<div style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;font-weight:bold;font-size:130%;"><a title="Michael Schumacher overtakes Kimi R. Brazil 2006" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=UNLKb4r091w&amp;feature=related">Michael Schumacher overtakes Kimi R. Brazil 2006</a></span><br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnVA-uL03LI/AAAAAAAABY4/3alDmncNf88/s1600-h/New+Picture+%2865%29.png"><img style="float:right;cursor:pointer;width:138px;height:68px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnVA-uL03LI/AAAAAAAABY4/3alDmncNf88/s200/New+Picture+%2865%29.png" border="0" alt="" /></a></p>
<div style="text-align:justify;">Dan nikmatilah sebuah tembang lawan yang dinyanyikan oleh  another Michael, yaitu Michael W. Smith dalam judul &#8220;Friends&#8221;.</p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:130%;"><a style="color:#009900;font-weight:bold;" title="FRIENDS by Michael W Smith" rel="nofollow" href="http://www.youtube.com/watch?v=oOCJAVlESEo&amp;feature=related">FRIENDS by <span style="color:#ff6600;">Michael W Smith</span></a></span></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/luiggimikerk.wordpress.com/465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/luiggimikerk.wordpress.com/465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/luiggimikerk.wordpress.com/465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/luiggimikerk.wordpress.com/465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/luiggimikerk.wordpress.com/465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/luiggimikerk.wordpress.com/465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/luiggimikerk.wordpress.com/465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/luiggimikerk.wordpress.com/465/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/luiggimikerk.wordpress.com/465/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/luiggimikerk.wordpress.com/465/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=luiggimikerk.wordpress.com&blog=3463761&post=465&subd=luiggimikerk&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luiggimikerk.wordpress.com/2009/08/02/michael/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3170c1f1c18ab90f65989fddb9f0f10c?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">luiggimikerk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU2GCf44PI/AAAAAAAABYQ/BQLphD9E_OE/s200/New+Picture+%2876%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU3Z9QPPsI/AAAAAAAABYY/pOFHqamC17A/s200/New+Picture+%2877%29.bmp" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU4pVwT_QI/AAAAAAAABYg/QvcZW2erOIA/s200/New+Picture+%2860%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU44TK6iVI/AAAAAAAABYo/Ef50YLvV4wA/s200/New+Picture+%2861%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnU6MBAJHKI/AAAAAAAABYw/wxecfg-keK8/s200/New+Picture+%2864%29.png" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_nhNSs6TwhNk/SnVA-uL03LI/AAAAAAAABY4/3alDmncNf88/s200/New+Picture+%2865%29.png" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>